Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

WASPADA! INI MODUS TINDAK KRIMINALITAS DI TANAH SUCI

1 min read

WASPADA! INI MODUS TINDAK KRIMINALITAS DI TANAH SUCI

Persiapan mental buat menghadapi cuaca ekstrim Arab Saudi serta padatnya kegiatan haji jadi salah satu hal yang fokus dilakukan oleh para jamaah. Tapi, jangan lupa juga buat menyiapkan mental menghadapi kriminalitas di Tanah Suci. Loh kok bisa? Memangnya di sana rawan kriminalitas? Jawabannya YA. Makannya, jangan kaget kalau kamu melihat berita tentang tindak kriminal menimpa jamaah haji, karena memang hal seperti itu sudah banyak terjadi sejak dulu. Pastinya pemerintah Arab Saudi dan negara-negara yang mengirimkan jamaah haji ke sana selalu mengupayakan penanganan yang terbaik. Tapi, sebagai jamaah haji yang berwawasan luas, kita harus selalu waspada ya.

 

Pertama-tama, ketahui dulu modus apa saja yang biasanya dipakai oleh pelaku kriminalitas di sana. Nah, berikut ini beberapa modus kejahatannya:

 

  1. Minta bantuan uang karena uang habis dicuri

Memanfaatkan belas kasih jamaah haji, seperti itulah kira-kira modus ini diterapkan. Ya memang, siapa sih yang akan tega kalau ada orang yang memelas minta bantuan karena habis kena musibah dicuri uangnya sampai habis. Kalau Cuma sekedar minta bantuan seikhlasnya sih masih nggak apa-apa ya. Tapi, bagaimana kalau setelah itu mereka mengikuti kita sampai tempat sepi kemudian melakukan perampokan habis-habisan pada kita? Seperti itulah salah satu modus kriminalitas di Tanah Suci.

 

  1. Membantu mengantarkan ke maktab atau tenda

Ada juga yang memaksa meminta uang atau merampok dengan modus membantu mengantarkan ke maktab atau tenda. Biasanya modus ini menyasar lansia. Dengan modus ini, para pelaku kejahatan melakukan aksinya di tengah jalan menuju maktab pada korbannya.

 

  1. Menawarkan jasa calo agar bisa mencium Hajar Aswad

Orang yang bisa mencium Hajar Aswad memang bisa dikatakan beruntung. Nggak semua orang bisa punya kesempatan seperti itu. Karena memang sangat sulit dilakukan, harus tahan fisik untuk berdesak-desakan. Tapi, siapa sih yang nggak pengen mencium Hajar Aswad. Nah, keinginan yang sangat kuat dari para jamaahlah yang dimanfaatkan oleh para calo untuk mengelabui mereka. Saat keinginan seperti itu nggak terbendung, tawaran jasa untuk mengantarkan mencium Hajar Aswad pasti jadi sangat menggiurkan. Sayangnya, tawaran menggiurkan itu nantinya akan jadi jebakan batman buat kamu. Soalnya, kamu akan ditagih uang yang jumlahnya mungkin nggak kamu bayangkan. Jasa ini bisa menjurus ke pemerasan, besar tarif jasanya nggak tanggung-tanggung!

 

Setelah tahu apa saja modusnya, kamu juga harus tahu bagaimana menghindari kriminalitas di tanah suci yang mungkin saja terjadi saat kamu menunaikan ibadah haji. Kiat menghindari kejahatan di tanah suci ini disampaikan oleh Kementerian Agama, yaitu sebagai berikut:

 

  1. Kenali petugas PPIH melalui tanda-tanda pengenalnya seperti seragamnya, berbagai atribut, sampai nama petugasnya.
  2. Hindari menggunakan perhiasan yang berlebihan. Kalau memang bawa, maka simpan saja atau dititipkan ke maktab.
  3. Usahakan nggak terpisah dari rombongan. Tapi, kalau sampai terpisah, jangan memperlihatkan kepanikan dan kebingungan. Tetap tenang dan cari solusinya. Beberapa yang bisa dilakukan yaitu menunggu ada yang menjemput karena pasti akan dicari oleh petugas, menuju pos patroli, gunakan pengetahuan tentang tanda-tanda petugas PPIH.
  4. Selalu beritahu keluarga, rekan, atau petugas saat akan pergi ke manapun, termasuk saat mau ke kamar mandi.

 

Ingat ya, selalu waspada terhadap kriminalitas di tanah suci. Tapi, jangan merasa takut apalagi sampai memperlihatkannya di depan umum. Kamu sudah punya bekal pengetahuan tentang modus kriminalitas di tanah suci dan bagaimana menghindarinya nih. Maka, tetaplah percaya diri!

5
Ica Khaerunisah
Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *