Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

UMROH ATAU PIKNIK? YUK LURUSKAN NIAT SEBELUM BERANGKAT

1 min read

UMROH ATAU PIKNIK? YUK LURUSKAN NIAT SEBELUM BERANGKAT

Ibadah umroh ialah salah satu panggilan Allah bagi seluruh umat Islam. Ibadah ini juga merupakan ujian rezeki yang berupa harta. Umat Islam yang paham ujian harta akan berusaha menggunakannya untuk lebih mendekatkan pada Allah. Tapi, nyatanya nggak sedikit umat Islam yang menyalahgunakan panggilan umroh ini. Bukannya ibadah, malah piknik! Niat mau umroh atau piknik memang harus dimantapkan dulu sejak masih berada di Tanah Air.

 

Niat umroh memang sudah seharusnya hanya karena Allah. Hal ini tertuang dalam Al Quran di mana ayat seputar menyempurnakan ibadah umroh diakhiri kata Lillah yang artinya “untuk Allah subhanahu wa ta’ala”. Akan tetapi di akhir zaman seperti ini, mulai tampak nyata sebagian orang berangkat ke Tanah Suci bukannya dengan niat ibadah melainkan motif lain yang sifatnya keduniawian. Banyak dari mereka yang jauh-jauh ke Mekkah bukan untuk mendekatkan diri pada Allah tapi demi kesenangan semata.

 

Fenomena ini sendiri merupakan kenyataan yang sudah digambarkan Rasulullah dalam salah satu hadistnya. Dalam hadist Rasul tersebut, dikatakan bahwa pada akhir zaman akan ada banyak orang kaya pergi haji maupun umroh dengan niat piknik. Mereka bahkan lebih hafal jumlah tiang di Masjidil Haram ketimbang putaran ibadah thawaf dan lebih paham tempat-tempat perbelanjaan murah. Orang-orang ini menunaikan ibadahnya bukan karena Allah dan didasari niat ibadah, melainkan demi mencari keuntungan serta refreshing semata. Nggak jarang juga orang-orang ini akan menghitung biaya yang digunakan umroh atau piknik dan gimana caranya biar nggak rugi.

 

Mirisnya lagi, nggak sedikit jamaah umroh yang berangkat ke Tanah Suci dengan mengharap ketenaran hidup, biar nanti kalau pulang dianggap sebagai kalangan sholeh dan terpandang. Waduh, kalau sampai begini sih udah nggak boleh banget, bisa-bisa pulangnya dapat azab kejatuhan meteor! Ada juga beberapa orang yang berniat mencari rezeki dengan cara mengemis di Tanah Suci. Golongan ini biasanya bakal menyerahkan diri ke petugas supaya bisa dipulangkan gratis ke negara asal masing-masing. Biasanya sih, mereka berasal dari Benua Afrika atau negara-negara Asia seperti India dan Bangladesh.

 

Mau umroh atau piknik memang kembali lagi ke niat masing-masing jamaah. Umat Islam seharusnya sadar kalau ibadah, apapun bentuknya termasuk umroh, bukanlah sarana piknik atau bersenang-senang. Ibadah adalah sarana agar bisa lebih mendekatkan diri kita sebagai seorang hamba pada Sang Pencipta. Jadi, ayo luruskan niat sebelum berangkat. Tanamkan keyakinan kalau perjalanan ibadah yang dilakukan adalah semata demi menggapai ridho Illahi.

 

1
Wahyu Tri Utami
Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *