Salsabila A a wanderer and a writer

TERSESAT DI MINA? TENANG AJA, ADA ASTUTI!

1 min read

TERSESAT DI MINA? TENANG AJA, ADA ASTUTI!

Tegangan cinta tak dapat dihindar lagi, kala kucoba menyapamu Astuti!

Eits, bukan Astuti yang itu. Astuti yang ini adalah penolong untuk para jamaah haji asal Indonesia yang tengah berada di Mina. Jangan bayangkan sesosok makhluk hidup dengan paras rupawan, Astuti ini justru adalah sebutan untuk sepeda motor atau merupakan singkatan dari Astrea Tujuh Tiga.

Kenapa disebut penolong? Astuti, motor yang terbilang tak lagi muda ini sudah puluhan tahun lho menjadi pahlawan buat para jamaah lansia ketika berada di Mina. Nah, seperti yang kita ketahui, ada beberapa kegiatan ibadah yang dilakukan jamaah haji ketika berada di Mina, seperti mabit, tahallul, dan lempar jumrah. Tempatnya yang luas dan padatnya jamaah yang berada di sana (terutama ketika musim haji tiba), nggak heran membuat banyak jamaah yang tersesat. Apalagi mengingat jamaah haji asal Indonesia yang di dominasi oleh lansia yang seringkali kesulitan mengingat tempat. 

Di sini lah Astuti berperan sebagai penolong untuk mereka. Motor bebek berwarna merah putih ini khusus disediakan untuk jamaah haji asal Indonesia yang kelelahan, sakit, atau bahkan tersesat untuk kemudian di antar ke posko kesehatan atau kembali ke maktab mereka. Mulia sekali bukan? Bahkan, Astuti yang dioperasikan sama petugas haji dari Indonesia ini nggak memungut biaya sepeserpun alias gratis lho! 

Meskipun terbilang tua dan sudah beroperasi sebagai Astuti di Mina sejak 1980-an, tapi kondisi Astuti yang ini masih oke banget sampai sekarang. Tapi, Astuti ini pilih kasih. Soalnya hanya jamaah yang berusia lanjut atau jamaah yang sakit aja yang bisa diantar oleh motor tua ini. Untuk pemuda pemudi yang masih segar bugar, lebih baik kamu manfaatkan tenaga kamu untuk berjalan kaki mengelilingi Mina deh. Toh kecepatannya Astuti dan larinya kamu juga kayaknya mirip-mirip. 

Selain itu karena jumlah armada Astuti ini sangat terbatas yaitu hanya ada 7 unit, Astuti juga nggak bisa menerima jamaah dalam jumlah yang besar atau berkelompok. Jadi, perlu diingat ya kalau Astuti ini hanya bisa digunakan ketika dalam posisi mendesak dan hanya untuk jamaah Indonesia yang benar-benar membutuhkan. 

 


image: Okezone

3
Salsabila A
Salsabila A a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *