SUNNAH SUNNAH DALAM THAWAF

1 min read

SUNNAH SUNNAH DALAM THAWAF

Ada beberapa sunnah sunnah saat kita Thawaf mengelilingi Kabah bagi kita yang ingin melaksanakan Thawaf Umroh, Ifadhah maupun Thawaf ziarah. Dan sunnah sunnah tersebut telah diatur dalam hukum Fiqih. Tujuannya agar kita bisa memperoleh kualitas ibadah yang baik sehingga segala ibadah kita bisa diterima oleh Allah dan memperoleh kemabruran, Adapun sunnah nya saat kita melaksanakan Thawaf adalah sebagai berikut :

 

1.    Thawaf tersebut dilakukan dalam keadaan berdiri atau berjalan dengan kaki, sebab Rosulullah senantiasa melaksanakan Thawaf dengan berjalan kaki.

 

2.    Memulai dengan memberikan salam ke arah hajar aswad dengan tangan kanan lalu meciumnya dan meletakkan dahi di Hajar aswad tersebut dan jika tidak mampu melakukannya sebab berdesak desakan maka cukup memberikan isyarat ke arah Hajar aswad, adapun ke arah rukun yamani tidak disunnahkan mencium namun cukup mengangkat tangan saja.

 

3.    Mengucapkan Bismillah walllohu akbar Allohumma iimanan bika wa tasdiqon bikitabika wa wafaa an bi ahdika watibaa’an lisunnati rosulika ketika awal Thowaf.

 

4.    Berdoa saat mengelilingi Kabah dengan doa yang kita hendaki namun jika kita berdoa sesuai dengan doa Nabi maka ini lebih baik.

 

5.    Berturut turut melakukan Thawaf, maksudnya tidak diselingi dengan duduk istirahat, hal ini menurut ulama syafii untuk menghindari perbedaan pendapat karena ada sebagian ulama yang mewajibkan Thawaf ini harus berturut turut.

 

6.    Makruh menghentikan Thawaf karena ingin melaksanakan sholat jenazah kemudian melanjutkannya lagi.

 

7.    Sholat sunnah ba’da Thawaf dua rokaat dibelakang Maqom Ibrohim, rokaat pertama membaca surat Al fatihah dan Al kafirun dan rokaat kedua membaca surat Al fatihah dan surat Al Ikhlas.

 

8.    Setelah Thawaf disunnahkan memasuki Hijir Ismail untuk melaksanakan sholat sunnah mutlak 

dan memperbanyak berdoa  karena tempat tersebut merupakan salah satu tempat yang mustajab.

 

Jikalau Thawaf ini kita kerjakan dengan sunnah sunnahnya maka Insya Allah ibadah Haji dan Umroh yang mabrur yang kita harapkan akan terwujud, sebab bagaimana mungkin kita bisa mendapatkan Haji dan Umroh yang mabrur jika tidak menyertakan perkerjaan yang dikerjakan oleh Rosulullah Saw. Selain itu sunnah dalam Thawaf ini akan menjadi pundi pundi pahala yang kita akan ambil kelak di yaumil akhir.

13
amandameta