SHOLAT DIDALAM PESAWAT

1 min read

SHOLAT DIDALAM PESAWAT

Saat jamaah masuk kedalam pesawat memang nampak hiruk pikuk jamaah yang berusaha memasukkan tas ke loker pesawat sehingga membuat macet antrian menuju pesawat, ditambah lagi ada sebagian jamaah yang masih belum mengerti cara mencari kursi penumpang. Dan situasi makin memperparah kemacetan antrian menuju pesawat tatkala ada beberapa jamaah yang berusaha melobi penumpang lainnya agar mau berpindah posisi karena ingin berdekatan dengan temannya atau saudaranya atau grupnya, padahal sama aja kita duduk dimanapun grup travel akan kembali bersama saat keluar dari pesawat.

Namun suasana tersebut untungnya tidak berjalan lama sebab para pramugari biasanya turut mengatur para jamaah agar menempati kursi sesuai nomor saat boarding pass, begitu juga para pramugari ikut membantu jamaah menyusun tas tas mereka untuk diletakkan dilaci yang terletak diatas kursi penumpang. Sehingga para jamaah menjadi tertib dan bisa menikmati perjalanan panjang menuju tanah suci.

 

Waktu sholat diatas pesawat memang berbeda dengan waktu sholat saat kita berada dirumah, baru aja sholat zuhur kita sudah harus melaksanakan sholat ashar. Benar kata Nabi Muhammad Saw bahwa perjalanan itu sebagian dari azab, maksudnya banyak kesulitan yang kita akan temui disaat melakukan perjalanan. Oleh karena itulah Para Ulama Fiqih bersepakat bahwa hukum sholat diatas pesawat adalah sunnah lihurmatil waqti (menghormati waktu) dan harus diganti saat kita mendarat di tempat tujuan.

Mengingat diantara syarat sholat adalah bersuci dan menghadap kiblat, sedangkan diatas pesawat kita mendapatkan kesulitan untuk memenuhi sebagian syarat syarat tersebut. Penggunaan air untuk wudhu diatas pesawat jelas akan membahayakan penerbangan dan penumpang lainnya, arah kiblat yang sulit diprediksi juga ikut menyulitkan para penumpang pesawat.

 

Maka itulah Para Ulama Fiqih memberikan tuntunan tata cara sholat diatas pesawat yang sifatnya menghormati waktu ini sebagai berikut :

1. Tayamum dilakukan sebagai pengganti wudhu yaitu dengan meletakkan kedua tangan didepan bangku pesawat lalu mengusap seluruh wajah, kemudian meletakkan kedua telapak tangan ditempat berbeda untuk mengusap kedua tangan dari siku sampai ujung jari.

2. Niat menjamak sholat

3. Melakukan sholat dalam keadaan duduk

Setelah selesai melaksanakan sholat diatas pesawat, dianjurkan bagi kita untuk mengganti sholat sholat yang kita kerjakan tersebut saat kita sampai ditempat tujuan, untuk menghindari pendapat sebagian ulama yang menyatakan ketidak absahan sholat dengan cara diatas.

Umumnya para jamaah Umroh sering lupa untuk mengganti sholat yang mereka tunaikan diatas pesawat, maka kewajiban Muthowif lah sebenarnya untuk mengingatkan para jamaah, mengingat sholat adalah tiang pokok dari ibadah dalam Islam. Jika sholatnya bagus maka baguslah semua ibadah lainnya.

 

Stelah sholat dalam keadaan duduk diatas pesawat para jamaah bisa mengisi waktu dengan membaca Al quran atau berzikir dan berdoa sebab doa musafir merupakan salah satu doa yang di ijabah Allah Swt. Maka sayangkan jika kita mendapat kesempatan emas namun kita tidak memanfaatkannya, karena kita masih membutuhkan campur tangan Allah dalam perjalanan panjang kita.

1
dennistutuko