sabila ainur a wanderer and a writer

SEJARAH SINGKAT NABI MUHAMMAD DI JAZIRAH ARAB

1 min read

SEJARAH SINGKAT NABI MUHAMMAD DI JAZIRAH ARAB

Siapa yang dari kecil suka mendengar ‘Kisah 25 Nabi dan Rasul’? Menyenangkan rasanya mengetahui sejarah Nabi Adam sampai dengan Nabi Muhammad yang berjuang menyebarluaskan agama Islam. Nabi Muhammad lahir di tengah-tengah jazirah Arab dan melihat langsung dari dekat bagaimana perilaku kaumnya yang masih percaya pada berhala. Gaya hidup yang sangat barbarisme, praktik perbudakan di mana-mana, dan hidup terpecah belah terus berjalan tanpa ada yang menghentikan. Wajar sifat dan watak masyarakat masa itu banyak menyulut peperangan dan pertumpahan darah antar suku.

 

Merasa prihatin dengan keadaan kaumnya yang seperti itu, Nabi Muhammad memutuskan untuk meluangkan waktunya dengan merenung dan mendekatkan diri pada Allah. Akhirnya, pada usia 40 tahun beliau dipilih menjadi manusia pilihan, menjalani hidup sebagai seorang Rasul yang bertujuan mengeluarkan manusia dari kegelapan. Membawa semangat penyebaran Islam, Nabi Muhammad bersama para pengikutnya berhasil mengubah dan menghilangkan segala budaya jahiliyyah, termasuk kepercayaan menghamba pada berhala dan dewa. Tentunya dilakukan secara bertahap dan dengan pendekatan yang pelan-pelan agar agama Islam tersampaikan dengan baik.

 

Keberhasilan Nabi Muhammad ngga cuma itu saja. Ajaran Islam yang dibawanya mampu menghilangkan strata sosial masyarakat Arab, juga menghapus persaingan antar suku dan perbudakan yang sangat marak kala itu. Melalui cara dan metode yang baik, beliau mampu membawa umat manusia di jazirah Arab memahami nilai kemanusiaan yang cinta damai dan anti kekerasan. Meski langkah perjuangan Nabi Muhammad harus berhenti di usianya yang ke 63, Allah telah membuat Islam sempurna untuk kaum muslim, yang berlaku untuk saat itu hingga sekarang ini.

 

Para ahli bahkan mengakui bahwa Nabi Muhammad adalah satu-satunya manusia dalam sejarah peradaban manusia yang berhasil meraih sukses luar biasa, baik dari persoalan agama sampai ruang lingkup dunia. Terdengar hebat banget ya? Nah, salah satu capaian yang sudah berhasil dicapai oleh Nabi Muhammad yaitu meyakinkan masyarakat kafir Quraisy untuk meninggalkan kepercayaan menyembah berhala dan berubah menuju sikap ketauhidan, yakni beriman penuh pada Allah. Ketika menyendiri dan beribadah di gua Hira, beliau mungkin ngga pernah membayangkan pengaruhnya sampai pada lingkup dunia. 14 abad lebih setelah wafatnya, sikap dan perilaku beliau juga telah menjadi pegangan hidup para muslim di dunia. Semoga kita mendapat berkah dan bisa menerapkan sunahnya di kehidupan sehari-hari, ya!

6
sabila ainur
sabila ainur a wanderer and a writer