PLUS MINUS HAJI MANDIRI

1 min read

PLUS MINUS HAJI MANDIRI

Pernah dengar Haji mandiri? Haji Mandiri bukan berarti berangkat Haji dengan Bank tertentu namun yang dimaksud Haji Mandiri adalah kita berangkat Haji dengan sendiri atau tanpa mengikut rombongan yayasan Haji/Kelompok bimbingan Ibadah Haji. 

 

Mereka yang berangkat Haji dengan kemandirian ini biasanya dijalani oleh orang orang yang pernah melaksanakan Ibadah Haji atau orang yang pernah bermukim di daerah timur tengah, atau bisa juga bagi mereka yang enggan dikenakan biaya tambahan masuk yayasan atau KBIH.

 

Memang jika kita masuk yayasan atau KBIH biaya tambahan administrasi dikenakan antara 2 juta sampai 5 juta rupiah, bahkan ada yang memungut biaya tambahan sampai 10 juta. Terasa berat jika kita menunaikan ibadah Haji dengan anggota keluarga, kalau Cuma sendiri sih mungkin terasa ringan. Ileh sebab itulah ada sebagian jamaah Haji memilih mandiri dibanding lewat yayasan atau KBIH.

 

Namun memang ada bererapa kekurangan dan solusi jika berangkat Haji mandiri

1. Bagi yang pertama kali memang akan terasa bingung, karena ketidak mengertian tentang ilmu Haji dan medan disana, untuk mengatasi masalah ini solusinya adalah banyak bertanya kepada Ustadz yang telah pergi kesana atau panggil private kerumah.

2. Saat pergi ke Masjid pertama tama datang akan terasa seperti orang bingung mencari tempat tempat yang utama didalam Masjid seperti Makam Nabi dan Raudhah dan pemakaman Baqi, untuk solusi masalah ini kita bisa bertanya kepada ketua rombongan atau ketua kloter.

3. Begitu juga pertama tiba di Masjidil Haram, dengan situasi pembangunan didalam Masjid ini akan membuat jamaah semakin sulit untuk menghapal mana pintu masuk dan mana pintu keluar, jika salah pintu keluar, kemungkinan tersesat akan semakin besar. Solusi masalah ini adalah jangan sampai berpisah dengan rombongan, dan untuk setiap harinya kita bisa mencari teman untuk berangkat ke Masjid.

4. Maktab atau penginapan Jamaah Haji Indonesia ditengah tengah pembangunan sekitar Makkah membuat pemondokan Jamaah Haji Indonesia semakin jauh dari Masjidil Haram. Hapali nomor Maktab dan kalau bisa catat sehingga jika kita tersesat pulang dari Masjid kita bisa bertanya kepada petugas Haji di sektor sektor Haji Indonesia yang ada di maktab maktab atau bangunan pemondokan Haji.

5. Sebaiknya kita mencatat nomor handphone Ketua Kloter atau Ketua Rombongan dan Ketua Regu, hal ini untuk mengantisapasi jika kita memerlukan bantuan mereka diluar pemondokan.

 

Kunci utama Haji Mandiri ini adalah mempelajari ilmu tentang ibadah tersebut dan banyak bertanya serta keyakinan yang kuat kepada Allah. Hanya sedikit perbedaannya kok dengan Haji melalui yayasan Haji atau KBIH. Tergantung kita mau menjatuhkan pilihan kemana karena semuanya baik dan mudah.

11
amandameta