Desi Wulandari Buruh teks serabutan

PERSIAPAN BATIN UNTUK MEMENUHI PANGGILAN HAJI

1 min read

PERSIAPAN BATIN UNTUK MEMENUHI PANGGILAN HAJI

Menunaikan ibadah haji dan umroh berarti menjawab panggilan dari Allah untuk datang ke rumah-Nya di tanah suci. Panggilan suci dan istimewa ini tentunya harus dijawab dengan persiapan yang matang, mulai dari persiapan secara materi, kesehatan, sampai yang paling utama yaitu persiapan batin. Berangkat haji tanpa persiapan apapun bisa membuat ibadah haji yang dilakukan akan sia-sia. Kalau kesehatan terganggu sesampainya di tanah suci, sudah bisa dipastikan rangkaian ibadah haji juga ngga akan maksimal dijalankan. Begitu juga dengan mental dan hati kita yang sejak awal ngga dipersiapkan dengan baik. Ngga fokus ibadah, susah khusyuk dan konsentrasi bisa jadi akibat ngga ada persiapan.

Persiapan batin di awali dengan niat menunaikan ibadah haji hanya untuk menyempurnakan rukun islam kelima, menjawab panggilan Allah, serta mencari ridha dan memohon ampunan-Nya. Selain itu, niat ibadah haji bisa salah jalan. Entah untuk pamer, menyombongkan diri, bahkan supaya dapat pengakuan dari orang sekitar dengan gelar ‘Bapak’ atau ‘Ibu Haji’. Meyakinkan niat sedari awal akan membuat kita merasa ikhlas melaksanakan ibadah haji hanya karena Allah SWT semata, bukan karena urusan duniawi lainnya. Selain itu, jemaah juga harus mempersiapkan diri dengan sikap positif seperti toleransi, mengurangi rasa emosi, bersabar, selalu bersyukur, dan tenang ketika beradaptasi dengan lingkungan baru di tanah suci.

Membekali diri dengan bacaan manasik haji, doa-doa, serta zikir, termasuk mempelajari tata cara salat jenazah jadi persiapan batin secara spiritual, supaya ketika di tanah suci nanti ngga kebingungan doa apa yang harus dibaca. Menghapal doa-doa membuat ibadah kita lebih maksimal, terlebih di tanah suci salat jenazah seringkali dilaksanakan, sama banyaknya dengan salat fardu. Mengikuti bimbingan haji juga membantu kita untuk lebih memahami pelaksanaan rangkaian ibadah haji. Jangan lupa untuk mempelajari hakikat dari ibadah haji itu sendiri, memperdalam sejarah Islam, serta membaca kisah-kisah Nabi Muhammad SAW agar ketika pelaksanaan haji dan ziarah ke makam Nabi kita bisa lebih memaknainya dari hati. Namun jangan lupa buat mempersiapkan kebutuhan lainnya juga supaya ibadah haji semakin maksimal, seperti kesiapan fisik dan kesehatan, mempersiapkan nafkah buat keluarga yang ditinggalkan, sampai dengan barang bawaan. Nah, ketika semua hal termasuk persiapan batin selesai dilaksanakan, maka Insya Allah kita juga sudah siap menunaikan ibadah haji di tanah suci.

1
Desi Wulandari
Desi Wulandari Buruh teks serabutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *