Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

PENTINGNYA SUNTIK MENINGITIS SEBELUM BERANGKAT HAJI DAN UMROH

1 min read

PENTINGNYA SUNTIK MENINGITIS SEBELUM BERANGKAT HAJI DAN UMROH

Suntik meningitis adalah salah satu prosedur yang harus dilakukan oleh calon jamaah haji dan umroh. Karena buku kuning menjadi syarat wajib bagi calon jamaah haji dna umroh. Buku kuning sendiri merupakan sertifikat yang menjadi bukti bahwa kamu sudah suntik meningitis. Artinya, tanpa melakukan prosedur yang satu ini, kamu nggak akan bisa pergi ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji maupun umroh. Yap, sewajib itu karena mengingat pentingnya suntik meningitis ini.

 

Sebenarnya bukan cuma untuk pergi haji dan umroh saja, suntik meningitis juga perlu dilakukan oleh orang-orang yang akan pergi ke luar negeri, terutama negara tempat virus meningitis berkembang seperti Afrika. Begitu pentingnya suntik meningitis, namun terkadang para calon jamaah haji merasa cukup repot saat akan melaksanakan prosedur yang satu ini. Salah satu alasannya karena  untuk bisa suntik meningitis, umumnya mereka harus ke rumah sakit yang jauh dari tempat tinggal.

 

Memang, tidak semua rumah sakit bisa melayani suntik meningitis. Hanya rumah sakit, klinik, atau dokter yang ditunjuk oleh kementerian kesehatan saja yang bisa melaksanakan prosedur tersebut. Dan sayangnya, rumah sakit atau klinik maupun dokter yang ditunjuk rata-rata berada di tempat-tempat seperti bandara dan pelabuhan. Tapi, sejauh apapun jarak lokasi suntik meningitis dari tempat tinggal kita, jangan membuat kita enggan melakukan prosedur ini ya. Apalagi sampai mengambil jalan pintas dengan melakukan “nembak buku kuning”. Karena suntik meningitis bukan cuma asal diterapkan. Tapi ada alasan-alasan penting demi kebaikan kita sebagai jamaah haji dan umroh. Apa saja? Berikut ini alasan pentingnya suntik meningitis:

 

  1. Prosedur yang satu ini dilakukan dengan tujuan agar para jamaah haji memiliki kekebalan terhadap virus yang menyerang otak, yang bisa menjadi penyebab kanker otak.
  2. Arab Saudi adalah salah satu tempat endemik virus meningitis berkembang.
  3. Virus meningitis mudah menular dan di Arab Saudi orang-orang dari berbagai negara berkumpul membuat resiko penularan di sana lebih tinggi.
  4. Padatnya kegiatan haji dan cuaca ekstrim yang tak biasa khususnya bagi jamaah dari Negara tropis seringkali membuat ketahanan tubuh menurun.

 

Itulah pentingnya suntik meningitis. Meski tidak bisa dilakukan di semua rumah sakit. Namun, prosesnya cukup mudah. Seperti mendaftar di rumah sakit pada umumnya saja. Bedanya, kamu harus bawa paspor. Yang juga perlu diketahui oleh jamaah haji yaitu bahwa suntik meningitis ini harus dilakukan minimal 2-4 minggu sebelum keberangkatan haji. Karena reaksinya untuk melindungi tubuh kita dari virus meningitis akan bekerja setelah jangka waktu tersebut. Sementara ketahanannya sampai 2 tahun. Jadi, kalau dalam 2 tahun kamu melaksanakan umroh lebih dari sekali, maka tidak perlu suntik meningitis lagi. Yuk suntik meningitis sebelum haji dan umroh!

3
Ica Khaerunisah
Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *