Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

PENDAPAT ULAMA TENTANG HUKUM MEMAKAI KAOS KAKI SAAT SHOLAT

1 min read

PENDAPAT ULAMA TENTANG HUKUM MEMAKAI KAOS KAKI SAAT SHOLAT

Ada banyak hal baru yang bisa kita temui saat menunaikan ibadah haji di tanah suci. Salah satunya saat kita melihat orang-orang yang sholat dengan tetap memakai kaos kaki baik di masjidil Haram maupun Masjid Nabawi. Pemandangan seperti itu mungkin pernah kita lihat di Indonesia. Tapi, cukup jarang sehingga tidak menggelitik rasa ingin tahu kita. Berbeda saat di tanah suci, di mana pemandangan seperti itu cukup banyak kita temui. Jadi, sebenarnya apakah boleh tetap memakai kaos kaki saat sholat?

 

Nah, kebiasaan buruk yang sering kita lakukan adalah meniru kebiasaan umum tanpa mengetahui dasarnya. Karena kita ngga ingin terlihat aneh di suatu tempat, akhirnya kita ikut saja apa yang banyak orang lakukan. Kalau di tanah suci banyak yang sholat dengan memakai kaos kaki, maka bisa saja kamu langsung ikut-ikutan demi tidak terlihat aneh. Itulah kebiasaan yang harus kita rubah ya. Sebaiknya sebelum melakukan suatu hal, ketahui dulu alasan atau dasarnya.

 

Tentang hukum memakai kaos kaki saat sholat ini, ada beberapa pendapat. Secara umum ada yang berpendapat bahwa itu sah, di lain sisi ada yang berpendapat bahwa itu tidak sah. Yap, perbedaan pendapat bukanlah suatu yang baru diantara para ulama. Yang harus kita cermati bukanlah adanya “perbedaan” diantara mereka, tetapi apa sih yang mendasari pendapat mereka?

 

Pendapat para ulama tentang hukum memakai kaos kaki saat sholat berkaitan dengan pendapat mereka tentang keterbukaan tujuh anggota tubuh saat sujud.

 

  1. Pendapat ulama yang mengatakan bahwa sholat memakai kaos kaki itu tidak sah

 

Para ulama yang berpendapat bahwa memakai kaos kaki itu tidak sah didasari oleh keyakinan mereka tentang syarat keterbukaan dua kaki saat sujud. Maka, saat sholat kita harus melepas kaos kaki maupun alas lainnya.

 

  1. Pendapat ulama yang mengatakan bahwa sholat memakai kaos kaki itu sah

 

Sebaliknya, ulama yang mengatakan bahwa sholat memakai kaos kaki itu sah karena menurut mereka tidak disyaratkan keterbukaan kedua kaki saat sholat. Oleh karena itu, tetap memakai kaos kaki atau alas lainnya pun sholat kita tetap sah. Pendapat ini diperkuat dengan dalil bahwa Rasulullah SAW pernah mengenakan khuf (sejenis kaos kaki rapat dari kulit) saat sholat.

 

Jadi, tentang apakah memakai kaos kaki saat sholat itu sah atau tidak tergantung pendapat mana yang kamu yakini. Ngga perlu ikut-ikutan orang lain. Jika kamu yakin kalau sholat harus melepas kaos kaki, maka lakukan saja tanpa takut berbeda dari orang-orang sekitar. Sebaliknya, kalau memang kamu mau memakai kaos kaki ya pakai saja asalkan sudah tahu dasarnya.

2
Ica Khaerunisah
Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *