Desi Wulandari Buruh teks serabutan

PANGGILAN IBADAH HAJI SUDAH ADA SEJAK DULU

1 min read

PANGGILAN IBADAH HAJI SUDAH ADA SEJAK DULU

Pernah mendengar ada yang menjawab “Belum merasa terpanggil untuk pergi ke tanah suci” ketika ada yang menanyakan mengapa dirinya belum menunaikan rukun islam yang ke lima, yaitu ibadah haji? Atau bisa saja jawabannya “Belum ada hidayah buat ke sana” dan “Belum ada kesempatannya, nih”. Padahal, sejak dulu Allah sudah menyebarkan undangan berupa panggilan ibadah haji kepada seluruh umat muslim di dunia. Undangan ini dibuat Allah sejak ribuan tahun lalu untuk Nabi Ibrahim dan dilanjutkan oleh Rasulullah SAW, dan akan tetap ada sampai akhir zaman. Jadi sebenarnya Allah sudah memanggil kita untuk datang ke tanah suci sejak dulu, sampai sekarang ini.

 

Satu hal yang perlu dipahami adalah, panggilan ibadah haji itu ngga diberikan secara khusus untuk per individu seperti undangan resepsi, undangan dinner, atau lainnya. kita ngga bisa memilih untuk ngga datang atau datang hanya karena ngga enak dengan pemberi undangan. Panggilan ibadah haji ini bisa dihadiri karena adanya inisiatif yang didasari keimanan dan ketakwaan, tanpa alasan lainnya. Ibadah haji sendiri pada hakikatnya merupakan napak tilas atas perjuangan Nabi Ibrahim dalam mewujudkan ketakwaan pada Allah. Nabi Ibrahmi sebagai Bapak Monoteisme (Tauhid) sebagai manusia pertama yang mampu membuktikan ke-Esaan Allah secara rasional.

 

Oleh karena itu, Allah memberikan perintah kepada beliau melalui firman-Nya:

“Dan serulah kepada manusia untuk mengerjakan haji. Niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengenderai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh” (QS. Al Hajj:27)

 

Ibnu Abbas menyatakan bahwa setelah Nabi Ibrahim selesai membangun Kabah, maka Allah berfirman kepadanya:

“Serulah manusia untuk pergi Haji”. Nabi Ibrahim agak ragu, apakah suara panggilnya akan didengar umat atau tidak. Ibrahim berkata: “Wahai Tuhanku, bagaimana suaraku ini bisa sampai?”. Kemudian Allah berfirman: “Seru sajalah, Aku (Allah) yang akan menyampaikannya”.

 

Lalu, naiklah Nabi Ibrahim ke Jabal Qubaisy dan menyeru panggilan:

“Wahai manusia, sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepadamu untuk berhaji di rumah Allah ini, agar Allah mengganjar kepadamu surga dan melepaskan dari siksa neraka, maka berhajilah”.

 

Orang-orang yang mendengar, lantas menyahuti panggilan itu sambil melantunkan Talbiyah. Oleh karena itu, panggilan ibadah haji sudah menjadi kewajiban manusia kepada Allah buat memenuhinya bagi umat muslim yang memang sudah mampu melaksanakan perjalanan ke Baitullah. MasyaAllah.. 

1
Desi Wulandari
Desi Wulandari Buruh teks serabutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *