OLEH-OLEH DARI TANAH SUCI

1 min read

OLEH-OLEH DARI TANAH SUCI

Saat ibadah haji atau umrah di tanah suci telah terlewati dengan khusyuk dan sesuai syariat, kini waktunya memikirkan apa yang bisa dibawakan untuk sanak saudara di tanah air sebagai cenderamata. Setelah selesai beribadah, sisihkan waktu sejenak untuk membeli souvenir khas tanah suci. Karena rasanya tidak afdol kalau pulang tanpa membeli buah tangan untuk saudara di rumah bukan. Berikut merupakan beberapa oleh-oleh khas tanah suci yang umumnya dibeli oleh jamaah haji yang hendak pulang ke tanah air.

 

1. Aneka makanan khas tanah suci
Seperti yang kita tahu bahwa arab saudi terkenal akan buah kurmanya. Kurma yang ada terdiri dari beberapa jenis kurma, setidaknya ada 26 jenis kurma yang dijual. Namun yang menjadi perburuan adalah kurma jenis ajwa atau kurma nabi. Konon, kurma ini ditanam sendiri oleh Nabi Muhammad SAW dan berasal dari surga yang dapat menyembuhkan penyakit. Kurma yang dimaksud adalah kurma Ajwah AL-Madinah yaitu salah satu jenis kurma di kota itu dan dikenal sebagai kurma hijaz, adalah jenis yang terbaik dari jenis kurma lainnya. Kurma ini memiliki bentuk yang sedikit lebih kecil daripada jenis lainnya dan berwarna kehitaman. Teksturnya agak kering, memiliki guratan pada permukaannya yang sangat jelas dan rasanya tidak terlalu manis. Selain itu kini sudah ada inovasi berupa biskuit yang berbahan dasar kurma.

 

Selain kurma, kacang arab juga kerap menjadi buruan jamaah haji. Bentuknya sangat mirip dengan kemiri namun tentu dengan rasa yang berbeda. Kacang arab mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh seperti protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, dan juga vitamin C. Adapun khasiat kacang arab bagi kesehatan adalah melancarkan pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, baik untuk metabolisme tubuh, kandungan folatnya baik untuk pertumbuhan janin pada ibu hamil, mencegah anemia dan masih banyak lagi.

 

Untuk membeli makanan-makanan khas tanah suci, kita bisa mendatangi pasar kurma di Madinah. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Masjid Nabawi, hanya sekitar 60 meter. Pasar ini buka sejak pukul 7 pagi hingga 11 malam. Selain pasar kurma di Madinah, aneka makanan juga dijual di Pasar Bab Makkah. Konon, harga kurma di sini lebih murah daripada di pasar yang lain yaitu sekitar 50 Riyal per kg. Meskipun namanya Pasar Bab Mekkah, lokasi pasar ini ada di Suhaifa, Jeddah. Pasar ini buka sejak pagi sampai sebelum shalat Zuhur.

 

2. Pakaian dan aksesoris
Pakaian dan aksesoris khas tanah suci juga kerap menjadi pilihan utama untuk dijadikan buah tangan. Tidak heran jika mukena, sajadah, kopiah, sorban, hingga baju koko atau gamis. Baju koko atau baju gamis dirasa sangat kental nuansa tanah sucinya dan dapat dikenakan dalam berbagai acara seperti pengajian sampai hari raya. Adapula tasbih yang dibuat dari kayu kokka yang konon tongkat Nabi Musa dan kapal Nabi Nuh juga dibuat dari kayu kokka. Selain itu kayu kokka juga memiliki wangi yang bisa menenangkan pikiran.

 

Untuk membeli pakaian serta aksesoris khas tanah suci, kita bisa mendatangi pasar Zakfariyah yang berjarak sekitar 1 km dari Masjidil Haram. Kita bisa sambil berjalan kaki selama 30 menit atau menggunakan transportasi dengan harga 2 Riyal per orang. Pasar ini biasanya sangat ramai didatangi oleh orang Indonesia. Maka tak heran pula bahwa banyak pedagang yang bisa berbicara Bahasa Indonesia kepada pembeli. Pasar ini juga disebut sebagai pasar borong karena harganya yang relatif murah dan biasanya pembeli membeli barang dengan sistem borong atau dalam jumlah yang banyak sekaligus. Pasar ini sekilas terlihat seperti pasar Tanah Abang atau pasar Jatinegara di tanah air namun dalam versi yang lebih kecil.

 

Dahulu, Rasulullah SAW kerap membersihkan giginya dengan kayu siwak. Jika anda penasaran dengan kayu yang digunakan nabi untuk membersihkan giginya dan ingin mencobanya, kayu siwak banyak dijual pada pedagang kaki lima. Untuk menggunakannya, kita harus mengupas kulit di ujung siwak sekitar 1 cm lalu gigit daging kayu hingga menyerupai kuas. Nah, pilihlah kayu siwak yang lentur dan tidak terlalu tua. Getah kayu siwak bisa membunuh kumah yang bersarang pada gigi dan mulut.

 

3. Alat elektronik
Bagi yang ingin membeli alat elektronik termasuk gadget berupa handphone atau laptop, Falestin Street adalah lokasi yang cocok. Di sini kita bisa memilih berbagai jenis alat elektronik yang harganya relatif lebih murah daripada di tempat lain bahkan di tanah air. Perbedaan harga di Falestin Street dengan di tanah air mulai dari ratusan hingga satu juta Rupiah.

 

4. Air Zam-Zam
Tidak afdol rasanya kalau pulang dari tanah suci tanpa membawa air zam-zam. Air suci yang ditemukan oleh istri Nabi Ibrahim, Siti Hajar saat dengan teguhnya berlari dari bukit Safa ke bukit Marwah demi mencari air untuk Nabi Ismail kecil yang kehausan merupakan mata air yang letaknya hanya 11 meter dari ka'bah. Kedalaman mata air ini sekitar 42 meter dan dapat memberikan manfaat tergantung kepada niat yang meminumnya.

 

Itulah oleh-oleh atau buah tangan yang umumnya dibawa oleh jamaah kembali ke tanah air. Biasanya untuk dibagikan kepada sanak saudara. Namun tetaplah fokus beribadah dan jangan berlebihan membeli barang dan tetap patuhi peraturan yang ada terutama peraturan bagasi saat penerbangan.

10
rahmawati