Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

NIKMATNYA SAHUR RAMADHAN DI TANAH SUCI

1 min read

NIKMATNYA SAHUR RAMADHAN DI TANAH SUCI

Menyenangkan banget rasanya kalau kita bisa berangkat umroh tepat di bulan Ramadhan. Kok bisa? Bayangkan saja bulan Ramadhan yang penuh akan berkah di mana tiap ibadah yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya. Sudah pasti ibadah umroh juga akan berlipat-lipat ganjaran pahalanya apabila dilaksanakan di bulan suci ini. Eits, tapi menjalankan umroh di bulan Ramadhan juga tetap harus dibarengi amalan sunnah yang ada di dalamnya, ya. Salah satunya adalah sahur. Kita bisa merasakan pengalaman nikmatnya sahur selagi berada di Tanah Suci.

 

Sesibuk apapun umat Islam di Tanah Suci, mereka tetap diwajibkan menyantap makan sahur. Bahkan walau makanan sahurnya hanya terdiri dari beberapa butir kurma, kita harus tetap makan! Kalau nggak memungkinkan untuk makan, minimal minum air putih atau susu walau hanya beberapa teguk. Makanan sahur itu mengandung berkah lho dan ada banyak kebaikan di dalamnya. Salah satu kebaikan sahur ialah membantu kita untuk tetap bertenaga dalam menjalani aktivitas di siang hari.

 

Keberkahan dan nikmatnya sahur ini harusnya nggak dilewatkan begitu saja. Terutama oleh Muslim di Mekkah dan Madinah yang tetap menggunakan kesempatan ini secara sebaik-baiknya. Apalagi karena rangkaian ibadah umroh sangatlah menyita tenaga, maka wajib banget untuk tetap makan sahur tepat waktu. Usahakan untuk mengamalkan segala sunnah Rasulullah saat masih di Mekkah dan Madinah. Ini bertujuan agar ibadah umroh kita bisa menuju kualitas yang baik serta sempurna.

 

Biasanya, tiap Ramadhan ada aja dermawan bangsa Arab yang akan menyedekahkan sebagian harta dengan cara membagikan kurma maupun kue khas Arab bagi jamaah umroh yang itikaf di dalam masjid. Nggak ada salahnya lho kita ambil makanan yang dibagi-bagikan ini. Selain gratis, emang makanannya buat kita, kok! Alternatif lain adalah membeli makanan yang ada di sekitar masjid. Ada banyak penjual makanan dengan menu beragam yang bisa kita temukan, mulai dari ayam khas Timur Tengah sampai roti-rotian.

 

Perjalanan umroh seharusnya nggak jadi alasan kita untuk meninggalkan puasa wajib di Tanah Suci. Justru dengan melaksanakan umroh bertepatan bulan Ramadhan, kita bisa semakin merasapi nikmatnya sahur dan puasa di Tanah Suci. Jarang-jarang lho jamaah umroh pergi bertepatan dengan datangnya bulan suci ini. Kita harusnya ngerasa beruntung dan memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya dengan memperbanyak ibadah dan mempertebal keimanan.

 

2
Wahyu Tri Utami
Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *