Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

NIAT MATI SAAT HAJI TAKKAN DIGOLONGKAN SYAHID, INI ALASANNYA

1 min read

NIAT MATI SAAT HAJI TAKKAN DIGOLONGKAN SYAHID, INI ALASANNYA

Banyak dari kita yang mungkin belum melupakan tragedi jatuhnya crane hingga menewaskan puluhan umat Islam yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci. Akan tetapi, buntut dari kejadian ini rupanya meninggalkan “cita-cita” di hati Muslim lainnya untuk memiliki niat mati saat haji. Pasalnya, mereka menganggap meninggal saat menunaikan ibadah haji akan mengantarkan mereka menjadi syuhada alias orang yang meninggal dalam keadaan mati syahid. Emang bener begitu, ya?

Menurut logika mereka, karena haji merupakan perjalanan di jalan Allah, maka siapapun yang meninggal saat menunaikannya akan terhitung sebagai mati syahid. Padahal, dalam agama Islam sama sekali nggak dibolehkan untuk berharap meninggal dunia, apalagi niat meninggal ketika menunaikan haji. Mereka yang meninggal saat menunaikan ibadah haji sebagai akibat dari lelah, sakit hingga insiden seperti saat jatuhnya crane itu memang akan disetarakan dengan jihad fi sabilillah. Tapi, penting untuk dicatat, kematiannya nggak diniatkan sejak awal, lho!

Agama Islam nggak mengenal meniatkan meninggal dunia saat haji. Yang diperbolehkan adalah niat menunaikan ibadah haji demi mendapat haji mabrur. Tiap jamaah diharuskan untuk siap serta ikhlas kalau-kalau dipanggil Allah di Tanah Suci, tapi tetap nggak boleh untuk memiliki niat mati saat haji di dalam hatinya. Benar-benar nggak boleh ada niat lain dalam hati ketika berhaji kecuali niat menjadi haji mabrur.

Ibadah haji sendiri memang seperti perjalanan menuju kematian. Jamaah akan keluar dari lingkungan dunia fana menuju kekalnya alam akhirat. Ini nih yang salah diartikan oleh sebagian orang, di mana banyak jamaah haji yang justru berharap bisa meninggal di Tanah Suci. Seharusnya, niat yang ditanamkan dalam hati adalah mendapat kemabruran haji, bukannya pulang tinggal nama.

Perlu juga nih untuk kita ingat kalau segala sesuatu yang dilakukan akan tergantung dari niatnya. Maka dari itu, sebaiknya kita niatkan yang baik-baik aja sebelum berhaji. Sebelum menjalankan ibadah haji, ada baiknya kita menjaga hati agar nggak memiliki niat macam-macam kecuali mengharap ridho Illahi serta kemabruran dalam ibadah. Urusan hidup mati toh udah ditulis dalam takdir masing-masing manusia dan merupakan rahasia Allah, jadi nggak perlu mencita-citakan meninggal di Tanah Suci saat berhaji. Lagian nih, kalau kita menanamkan niat mati saat haji, apa nggak ingat sama keluarga yang nunggu kepulangan di rumah?

 

2
Wahyu Tri Utami
Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *