Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

MUTASI HAJI REGULER KE HAJI PLUS, BEGINI PROSESNYA

1 min read

MUTASI HAJI REGULER KE HAJI PLUS, BEGINI PROSESNYA

Sudah bukan rahasia lagi bahwa antrian haji tiap tahun makin bertambah panjang. Kabarnya kini kita harus menunggu 20 tahun untuk bisa naik haji! Hal ini ngga akan jadi masalah apabila kita mendaftarkan anak-anak yang masih balita. Mereka akan bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci di pertengahan 20-an. Tapi, gimana kalau calon jamaah haji sudah berusia lanjut? Solusi bagi masalah ini adalah melakukan mutasi haji dari haji reguler ke haji plus.

 

Memang, akan dibutuhkan biaya berlipat untuk melakukan mutasi ke haji plus. Yang dimaksud mutasi sendiri adalah pindah tempat, di mana calon jamaah haji akan memindahkan diri di tempat pendaftaran haji. Alasannya beragam, mulai dari mendampingi orangtua yang sudah berusia lanjut, pindah rumah, pindah kantor dan alasan lain. Mutasi memang diperbolehkan dengan syarat mendapat izin dari Kemenag setempat.

 

Perpindahan haji ini bisa dilakukan dengan mudah apabila masih dalam satu provinsi. Tapi, beda lagi ceritanya kalau kita melakukan mutasi dari satu provinsi ke provinsi lain. Syarat dan prosesnya akan lebih ribet. Tapi, apabila mutasi dilakukan dengan alasan yang cukup mendesak, biasanya akan tetap diperbolehkan. Namun, hal ini tetap ngga menutup kemungkinan bahwa prosesnya akan tetap panjang dan berbelit-belit.

 

Jamaah haji khusus atau lebih populer dengan sebutan haji plus akan bisa berangkat lebih cepat dibanding haji reguler. Antrian haji reguler yang bisa mencapai 20 tahun dapat dipersingkat hingga 2 – tahun saja dengan melakukan mutasi haji plus. Inilah mengapa haji plus lebih banyak disukai dan dipilih oleh calon jamaah, terutama buat mereka yang ngga sabaran dan sudah kadung pengen segera mengunjungi Baitullah.

 

Jumlah calon jamaah haji memang makin banyak dan selalu meningkat tiap tahunnya. Hal ini makin didukung dengan adanya program dana talangan dari aneka bank konvensional maupun bank syariah. Semangat calon jamaah haji makin membubung dan otomatis antrian kian memanjang.

 

Calon jamaah haji reguler yang hendak melakukan mutasi juga harus melalui serangkaian tahapan tertentu. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mendatangi biro perjalanan yang dipilih sebagai partner dalam melakukan perjalanan ibadah. Ketentuan serta syarat-syaratnya akan dijelaskan lebih lengkap oleh petugas di biro perjalanan haji. Eits, ingat untuk jangan sampai membatalkan haji reguler yang sudah dipesan sebelum melakukan mutasi haji, ya. Kecuali apabila ktia telah memiliki nomor porsi serta pasti mendapat jaminan kepastian dari biro travel tempat mendaftar. Semoga bermanfaat! 

 

3
Wahyu Tri Utami
Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *