Desi Wulandari Buruh teks serabutan

MENJAGA NIAT UMRAH HANYA UNTUK IBADAH

1 min read

MENJAGA NIAT UMRAH HANYA UNTUK IBADAH

Kemarin, kamu ngga sengaja melihat teman kantor mengunggah foto dirinya di media sosial, sedang berada di depan Kabah. Dia mendapat kesempatan untuk pergi ke tanah suci dan menunaikan ibadah umrah. Tebersit dalam hatimu ingin mengikuti jejaknya berkunjung ke tanah suci. Lagipula, sebentar lagi libur panjang dan kamu bisa mengambil cuti dari kantor sehingga kamu bisa memanfaatkan waktu buat liburan¸ sekaligus menambah foto selama berlibur di Mekah untuk diunggah di Instagram. Nah, kamu perlu berhati-hati kalau sudah punya niat seperti itu karena artinya kamu ngga bisa menjaga niat umrah hanya untuk ibadah kepada Allah SWT dan malah fokus dengan urusan duniawi.

Ketika kamu pengin melakukan ibadah termasuk pergi umrah atau haji, selain harus bisa memenuhi syarat dan rukun ibadah umrah dan haji, kamu juga harus memperhatikan syarat yang jadi penentu apakah ibadah yang dilakukan bakal diterima oleh Allah SWT. Ada dua syarat yang menentukan. Pertama, ibadah tersebut harus dikerjakan dengan ikhlas. Kedua, ibadah dikerjakan dengan benar sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW atau dikenal dengan istilah mutaba’atur rasul. Fudhail bin Iyadh ra mengatakan, “Amal ibadah itu jika dikerjakan dengan ikhlas, tapi tidak benar, maka tidak akan diterima. Dan apabila dikerjakan dengan benar, tapi tidak ikhlas, maka tidak akan diterima pula. Sehingga ibadah itu harus dikerjakan dengan ikhlas dan benar”. Selama kamu bisa memenuhi kedua syarat tersebut, maka Insya Allah kamu bisa menjaga niat umrah dan ibadah yang dilakukan diterima Allah SWT. Umrah yang kamu lakukan bakal fokus untuk mencari ridha Allah, memohon ampunan-Nya, dan berusaha merubah pribadimu jadi lebih baik lagi.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, yang artinya “Sesungguhnya amalan-amalan itu berdasarkan niatnya dan sesungguhnya bagi setiap orang apa yang ia niatkan. Maka barangsiapa yang berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasulullah. Sedangkan barangsiapa yang hijrahnya karena untuk menggapai dunia atau wanita yang hendak dinikahinya, maka ia hijrahnya kepada apa yang ia hijrahi” (HR. Al Bukhori). Kalau melaksanakan ibadah umrah dengan niat cuma pengin pamer dan liburan, maka tentunya kamu juga ngga akan mendapat pahala ibadah. Kecuali kamu bisa menjaga niat umrah untuk ibadah, melakukannya dengan kesungguhan hati, serta ikhlas karena dan hanya untuk Allah SWT semata.

 


image: 

2
Desi Wulandari
Desi Wulandari Buruh teks serabutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *