Desi Wulandari Buruh teks serabutan

MEMAHAMI ASAL USUL BACAAN TALBIYAH

1 min read

MEMAHAMI ASAL USUL BACAAN TALBIYAH

“Labbaika allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wanni’mat alaka walmulka laa syariikala.”

“Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-mu. Sesungguhnya segala puji nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Apa yang kamu rasakan setelah mendengar lantunan kalimat Talbiyah tersebut? Merinding? Ada perasaan ingin datang ke tanah suci dan mengucapkannya langsung sambil menatap Kabah? Semoga saja kita semua punya kesempatan untuk bisa melantunkannya langsung di rumah Allah, ya. Aamiin. Yap, bacaan Talbiyah tersebut biasanya dikumandangkan oleh umat Islam dari seluruh dunia saat hendak menunaikan ibadah haji atau umroh. Namun, kamu sudah paham asal usul bacaan Talbiyah? Talbiyah berasal dari tuntunan Allah kepada Nabi Ibrahim ketika beliau selesai membangun Kabah. Allah memerintahkan Ibrahim untuk memanggil seluruh manusia untuk menunaikan ibadah haji dan umroh, sebagaimana tercantum dalam Al-Quran Surat Al-Hajj ayat 27:

“Dan serulah manusia untuk berhaji, mereka datang kepadamu dengan berjalan dan berkendaraan unta yang kurus. Mereka datang dari segenap penjuru yang jauh”. Sebuah hadist menyebutkan bahwa seruan Nabi Ibrahim tersebut didengar oleh semua orang, dan semuanya mengucapkan kata “Labbaik”, yang artinya aku datang. Berawal dari asal usul bacaan Talbiyah itulah, semua jemaah haji dan umroh mengucapkan kalimat talbiyah ketika sedang menunaikan rukun Islam yang ke lima. Umat muslim yang ditakdirkan oleh Allah SWT untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh, ketika mendengar seruan itu akan menjawabnya dengan ucapan Labbaik. Artinya, mereka datang ke tanah suci untuk  segera memenuhi panggilan Allah tersebut.

Hadist lain menyebutkan, “Barangsiapa mengucapkan Labbaik pada waktu itu, baik ia sudah lahir ke alam dunia atau masih di alam arwah, ia pasti akan menunaikan ibadah haji”. Wah, bisa jadi ketika kamu masih berada di dalam kandungan dan pernah mengucap Labbaik, artinya kamu sudah ditakdirkan datang ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Ada lagi hadist yang mengatakan, “Barangsiapa yang mengucap Labbaik satu kali, maka ia akan dapat berhaji satu kali. Mengucapkannya dua kali, maka ia akan dapat berhaji dua kali, dan begitu seterusnya”. Semoga dengan mengetahui asal usul bacaan Talbiyah ini semakin menguatkan kita untuk bisa datang memenuhi panggilan-Nya.

2
Desi Wulandari
Desi Wulandari Buruh teks serabutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *