sabila ainur a wanderer and a writer

KONTRASNYA PERBEDAAN KOTA JEDDAH DENGAN MEKAH-MADINAH

1 min read

KONTRASNYA PERBEDAAN KOTA JEDDAH DENGAN MEKAH-MADINAH

Mekkah, Madinah, Jeddah. Ketiga kota ini pasti udah dikenal banget sama seluruh umat muslim di seluruh dunia. Walaupun lokasinya sama-sama di Arab Saudi, tapi antara Mekkah-Madinah sama Jeddah ini punya perbedaan yang cukup kontras alias bedaa banget. Sama kaya Jakarta dan Bandung gitu lah, sama-sama ibu kota tapi beda banget suasananya. Begitu pun halnya dengan Mekah-Madinah sama Jeddah.  

 

Mekah dan Madinah

 

Kedua kota ini adalah zona yang disebut sebagai haramain atau dua tanah haram, dan setiap non muslim ngga ada yang diperbolehkan untuk masuk ke dua wilayah suci ini. Mekah dan Madinah memang dikenal sebagai kota yang punya aturan syariat yang cukup ketat, jadi nuansa Islam nya itu kerasa banget deh. Yha namanya juga destinasi ibadah haji dan umroh kan ya…

 

Jeddah

 

Beda halnya sama Jeddah. Sekali pun masuk di wilayah teritotial Arab Saudi, daerah ini berada di luar radius dua  tanah haram Mekah dan Madinah. Beda sama Mekkah dan Madinah, kehidupan dan dinamika kota Jeddah terlihat begitu liberalis. Memasuki kota Jeddah di waktu siang, lebih-lebih lagi di waktu malam rasanya seperti memasuki sebuah kota yang gersang spritualitas.

 

Di kota ini  sangat mudah kita dapati berbagai aktivitas yang berbeda  dengan di Kota Makkah dan Madinah, gaya dan tipikal kota dan sebagian besar  warga Jeddah tidak berbeda dengan Jakarta. Jadi nuansa Islami nya ngga sekental seperti di Mekah dan Madinah.

 

Kalau di Kota Makkah dan Madinah tidak  pernah kita jumpai wanita tanpa jilbab, maka di kota pelabuhan ini wanita-wanita berambut pirang tanpa kerudung itu udah jadi pemandangan umum.  Wanita-wanita tanpa menutup aurat dan berpakaian ketat  lalu lalang dengan santai di lobi-lobi  hotel. Begitu juga dengan sejumlah laki-laki yang bercelana pendek.

 

Sebagai kota dunia sekaligus kota terbuka, maka kota Jeddah ini memang jadi kota halal bagi siapa aja, bahkan beberapa  tempat di Kota Jeddah di malam hari,  terlihat seakan-akan  kota ini bukan penggalan tanah yang merupakan bagian dari Saudi Arabia.

 

Sebagai kota metropolitan, kota ini dihuni sama berbagai macam orang dengan latar belakang agama maupun suku yang berbeda-beda. Ada dari Asia, Afrika, sampai Amerika. Kota ini juga punya perkembangan yang terbilang pesat, terbukti dari berbagai fasilitas kelas atas yang semakin banyak ditemui di sana, seperti mal-mal, hotel berbintang, dan masih banyak lagi.

 

 

Oleh: Firman Zamzami LC

Editor: Salsabila Ainurrohman

 


image source: https://destinationksa.com

3
sabila ainur
sabila ainur a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *