Salsabila A a wanderer and a writer

KEWAJIBAN IHRAM SAAT UMROH

1 min read

KEWAJIBAN IHRAM SAAT UMROH

Tidak semua orang dapat berangkat haji dengan mudah dan setiap waktu. Alasan itulah yang membuat banyak orang berlomba-lomba untuk menyempurnakan ibadah saat berada di tanah suci. Waktu yang singkat harus dimaksimalkan untuk melakukan ibadah baik wajib dan sunnah yang sesuai dengan syariat Islam, salah satunya adalah berihram. Sudahkan kamu tahu apa maknda dari ihram ketika berhaji atau umroh?  

 

Ihram mungkin sering kamu dengar sebagai salah satu langkah haji yang harus dilakukan. Namun seringkali makna sebenarnya belum dipahami dengan baik. Ihram sebenarnya merupakan bahasa Arab yang memiliki arti terlarang atau tercegah yang merupakan saduran dari kata Al-Haram. Maksud dari kata ini adalah agar jama’ah menghindari hal-hal yang terlarang seperti berperilaku tidak sesuai syariat Islam, jima’, berucap hal yang kotor atau tidak baik-baik, dan beberapa larangan lainnya.

 

Ihram bukan hanya memakai pakaian sesuai dengan kewajiban, tapi lebih dari itu. Rasa tanggung jawab saat melaksanakan ibadah haji atau umroh agar mabrur dan khusyu’ adalah bagian yang paling penting dari sebuah kata ihram. Tentu saja beberapa anjuran seperti pakaian, serta langkah-langkah dan doa yang dilafalkan menjadi penyempurna saat melakukan ihram di tanah suci.

 

Kalau kamu tidak melakukan ihram saat haji atau umroh, maka sanksi atau denda akan dibebankan kepada jama’ah yang bersangkutan. Memangnya, rangkaian ihram itu ada apa aja sih?

 

  • Ihram harus dilaksanakan dengan tubuh yang bersih dan suci. Kamu harus mandi dan membersihkan diri dari segala kotoran yang menempel. Selain itu pastikan bahwa kamu menggunakan baju yang sesuai dengan ketentuannya (kain ihrom untuk laki-laki dan perempuan)
  • Memakai minyak wangi sesudah mandi merupakan salah satu sunnah yang juga dianjurkan. Kamu dapat memakai minyak wangi di badan sebelum menggunakan baju ihram. ‘Aisuah Radhiyallahu Anha pernah mengatakan bahwa beliau memakaikan wangi-wangian kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sebelum ihram dan sebelum melakukan thowaf di Ka’bah.

 

Dua hal di atas tentu harus kamu lakukan sebaik-baiknya untuk menyempurnakan ihram. Selain itu apabila kamu mendapatkan beberapa permasalahan seperti haid untuk perempuan saat melakukan ihram, jangan khawatir karena ihram tetap wajib dilakukan. Hanya saja, terdapat hukum-hukum tambahan yang harus menjadi perhatian lebih.

 

Oleh: Maulida Larasati

Editor: Salsabila Ainurrohman

 

 

image: haji.okezone.com

2
Salsabila A
Salsabila A a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *