JAUHI SIFAT SOMBONG SAAT IBADAH

1 min read

JAUHI SIFAT SOMBONG SAAT IBADAH

Sifat sombong ini memang sifat yang harus dihindari oleh kita bukan hanya ketika beribadah Haji atau Umroh, tapi juga dalam kehidupan kita sehari hari. Manusia tidak pernah layak selamanya mengenakan pakaian kesombongan sebab manusia adalah makhluk yang penuh kelemahan dan ketidak berdayaan.

 

Sombong itu merasa diri paling besar, paling mampu, paling kaya, paling tinggi dan paling paling lainnya. Penyakit hati yang satu ini sebenernya bisa mengidap kepada siapapun, baik orang awam maupun para ulama. Sebab iblis adalah makhluk yang paling pandai menularkan virus ini kepada setiap manusia.

 

Bagi kita yang akan melaksanakan ibadah Haji atau Umroh, seharusnya bisa menghilangkan penyakit sombong ini, sebab banyak kejadian yang tanpa diduga bisa aja terjadi kepada orang yang memiliki penyakit ini. Mungkin aja itu sesuatu teguran bagi jamaah Haji atau Umroh. Tapi yang buat kita repot adalah jika teguran itu membuat kita mendapatkan kesulitan untuk meraih kesempurnaan ibadah seperti nyasar dalam waktu yang lama, sakit atau lain lain sebagainya.

 

Teringat ulama besar dunia asal Damascus Suriah yaitu Syaikh Said ramadhan Al buthi pernah berkata “ banyak umat islam merasa dengan haji dan umrohnya merasa bisa mendekatkan diri mereka kepada Allah namun malah sebaliknya, ibadah Haji dan Umroh tersebut menjadikan mereka semakin jauh kepada Allah, karena mereka masih memiliki sifat sombong dan tidak adanya keikhlasan dalam ibadah mereka “

 

Lalu bagaimana menghilangkan sifat sombong ini? Sebenarnya cara untuk menghilangkannya mudah sekali yaitu

 

1. Niat yang ikhlas, yaitu dalam melaksanakan ibadah Haji dan Umroh ini niatnya hanya semata mata mengharapkan ridho Allah Swt. Jangan ada niat karena ingin dijuluki pak haji atau bu hajjah, jangan ada niat jalan jalan atau niat niat lain selain niat mencari Ridho Allah.

 

2. Cobalah menyisihkan waktu setiap hari untuk melakukan pengadilan diri kepada Allah dalam keadaan hening, sunyi dan jauh dari hiruk pikuk duniawi. Sambil memohon ampun kepada Allah, fikiran kita mengingat dosa dosa yang telah kita lakukan selama ini dan membayangkan pedihnya siksa atau azab yang Allah akan berikan kepada kita. Maka jika hal ini dilakukan secara terus menerus dalam setiap hari, niscaya penyakit penyakit hati seperti sombong, riya sum’ah dan lain sebagainya akan berguguran dalam jiwa dan hati kita. Sebab penyakit sombong ini tidak bisa dihilangkan dengan ibadah sehari hari seperti sholat dan lain sebagainya, bahkan sekalipun tiap tahun pergi haji tetap tidak akan bisa menghilangkan penyakit sombong ini, kecuali dengan merevolusi jiwa melalui penghakiman diri kepada Allah.

 

Sayangkan jika ibadah yang mengeluarkan biaya besar ini sia sia, hanya karena penyakit sombong. Maka sebelum kita melaksanakan ibadah Haji dan Umroh alangkah baiknya jika kita bukan hanya membersihkan jasmani kita aja, namun juga membersihkan jiwa dan hati kita, agar saat kita melaksanakan ibadah suci ini bisa mendapatkan hasil yang sempurna yaitu pengampunan dosa dan meraih surga Allah.

4
amandameta