Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

JANGAN ABAIKAN KESALAHAN DALAM IBADAH HAJI DAN UMROH

1 min read

JANGAN ABAIKAN KESALAHAN DALAM IBADAH HAJI DAN UMROH

Sudah mengikuti manasik haji nggak menjamin kamu akan terhindar dari melakukan kesalahan dalam ibadah haji dan umroh. Kadang-kadang karena kurang memperhatikan atau memang belum tahu saja, seorang jamaah melakukan kesalahan tanpa disadari. Ada beberapa kesalahan yang seringkali justru nggak disadari oleh para jamah baik jamaah haji maupun umroh. Untuk itu, ayo kita simak dan ingat-ingat apa saja kesalahan-kesalahan itu.

1. Kesalahan saat melaksanakan ihram

Ihram adalah awal kita memulai ibadah haji maupun umroh. Dalam pelaksanaan rukun haji ini ada beberapa hal yang mungkin nggak disadari oleh para jamaah, yaitu:

  1. Melewati miqat tanpa berihram. Padahal miqat adalah batas, dimana kamu sudah harus ihram atau niat dan berpakaian ihram saat melewatinya. Agar kamu nggak melakukan kesalahan dalam ibadah haji dan umroh ini, lebih baik gunakan pakaian ihram dan berniat sebelum mendarat di bandara jeddah. Lebih baik melakukannya lebih awal daripada lupa melewati miqat tanpa berihram kan? Ya, tenang saja karena berihram sebelum sampai miqat itu nggak masalah. Miqat adalah batas akhir, jadi nggak harus dimulai di sana.
  2. Tidak berihram dengan alasan sedang haid. Nah, nggak jarang jamaah perempuan menganggakp kalau sedang dalam keadaan haid maka nggak boleh berihram. Ini adalah anggakpan yang salah. Semua jamaah harus sudah berihram sebelum melewati miqat. Yang harus ditunda adalah tawaf. Tawaf bisa dilakukan hanya setelah selesai haid.
  3. Tidak menggaknti pakaian dan sandal yang kotor. Kamu boleh kok menggaknti pakaian ihram dan sendal, apalagi kalau memang sudah kotor.
  4. Melakukan talbiyah berjamaah. Ini sudah pasti kesalahan dalam ibadah haji dan umroh kalau dilakukan. Karena talbiyah harus dilakukan sendiri-sendiri dan tanpa suara. Kalau seseorang talbiyah dengan kencang, maka bisa termasuk bid’ah.
     

2. Kesalahan saat melakukan tawaf

Tawaf dilakukan dengan mengelilingi kab’ah sebanyak 7 kali putaran. Rukun haji ini dimulai dan berakhir di hajar aswad. Kesalahan umum yang sering terjadi dalam pelaksanaan rukun haji ini yaitu:

  1. Sudah memulai tawaf sebelum hajar aswad. Berbeda dengan berihram yang bisa kamu lakukan sebelum sampai miqat untuk berjaga-jaga, tawaf nggak boleh dilakukan dengan cara seperti itu. Ya, kebanyakan jamaah yang melakukan kesalahan ini beralasan melakukannya untuk berjaga-jaga atau untuk lebih-hati-hati. Padahal memulai tawaf sebelum hajar aswad adalah salah satu kesalahan dalan ibadah haji dan umroh.
  2. Mencium Rukun Yamani. Mungkin mencium hajar aswad dianjurkan kalau bisa. Tapi nggak begitu dengan Rukun Yamani. Kamu hanya perlu menyentuh atau mengusapnya dengan tangan saja.
  3. Tawaf dari dalam hijr ismail juga merupakan kesalahan dalam ibadah haji dan umroh. Ingat ya, tawaf itu dilakukan dengan mengelilingi kab’ah, jadi nggak perlu masuk ke dalamnya, sementara hijr ismail itu ada di dalam kab’ah.
     

3. Kesalahan saat sa'i

  1. Mengangkat tangan seperti sedang sholat saat takbir dan naik ke bukit safa dan marwah. Hal itu karena nabi tidak mengangkat tangan kecuali sedang berdoa.
  2. Selalu berlari kecil dari safa sampai marwah atau sebaliknya. Menurut sunnahnya, lari kecil hanya dilakukan pada dua tanda hijau saja, selebihnya dilakukan dengan jalan biasa. Jadi nggak perlu berlebihan dan lakukan sesuai apa yang seharusnya saja. 
     

4. Kesalahan saat wukuf

  1. Meninggaklkan Arafah sebelum matahari terbenam karena haram hukumnya.
  2. Menghadap ke bukit Arafah, padahal sunnah nabi yaitu menghadap ke kiblat dimana kiblat ada di arah sebaliknya.

 


5. Kesalahan saat lempar jumroh

  1. Melempar kerikil dengan sangat keras sambil mencaci. Mungkin memang sejarah lempar jumroh adalah melempari setan seperti yang dilakukan nabi ibrahim dan keluarga. Tapi nggak perlulah dilakukan dengan keras apalagi sambil mencaci. Ingat kalau kamu sedang melaksanakan ibadah, bukan sedang unjuk rasa.
  2. Mengharuskan diri untuk mengambil batu di muzdalifah. Padahal nggak harus mengambil di sana kalau memang menyulitkan.
  3. Tidak berdoa setelah melempar jumroh pertama dan kedua juga termasuk kesalahan dalam ibadah haji dan umroh. Saat melakukannya nabi berdiam diri setelah melempar jumroh tersebut, lalu menghadap kiblat dan berdoa panjang.


Itulah beberapa kesalahan dalam ibadah haji dan umroh yang harus kamu ketahui dan selalu ingat supaya nggak melakukannya saat melaksanakan ibadah haji maupun umroh nanti.

1
Ica Khaerunisah
Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *