Salsabila A a wanderer and a writer

JALAN-JALAN KE MADINAH? JANGAN LUPA KUNJUNGI JABAL MAGNET

1 min read

JALAN-JALAN KE MADINAH? JANGAN LUPA KUNJUNGI JABAL MAGNET

Jamaah haji yang masih berada di Tanah Suci biasanya nggak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk melakukan ziarah. Kegiatan ini terutama akan jadi pengalaman spiritual yang nggak terlupakan dan bisa jadi bahan cerita buat sanak saudara di Tanah Air. Nah, salah satu lokasi ziarah yang cukup sering dikunjungi adalah Jabal Magnet. Tempat apa sih ini?

Ternyata, tempat ini adalah sebuah bukit tandus. Jaraknya kira-kira 60 km dari Madinah. Kalau dilihat sekilas memang nggak ada yang istimewa, warnanya hitam kemerahan seperti batu bata. Eits, tapi jangan salah! Ada keunikan tersendiri dari Jabal Magnet yang membuatnya begitu disukai wisatawan. Mobil-mobil yang berkendara di sekitar area ini akan berjalan mundur bahkan walau nggak ada sopir di dalamnya. Nggak hanya itu, mobil auto-pilot ini juga tiba-tiba bisa mendaki tanjakan.

Keanehan yang terjadi ternyata nggak berhenti sampai pada mobil-mobil aja. Jarum kompas akan tampak berputarnggak tentu arah dan nggak bekerja sebagaimana mestinya. Bukan sulap bukan sihir, semua keganjilan ini terjadi karena adanya medan magnet lua rbiasa besar yang mengelilingi sekitar bukit tandus tersebut.

Nama asli Jabal Magnet sendiri ialah Manthiqa Baidha atau disebut juga Perkampungan Putih. Ada juga nih beberapa orang yang menyebutnya sebagai Wadi Al Jinn alias Lembah Jin. Konon, tempat ini pertama kali ditemukan oleh orang Baduy Arab. Saat itu, ia yang tengah menghentikan mobilnya di tengah jalan, kaget bukan kepalang saat melihat mobilnya berjalan sendiri dan makin lama kecepatannya makin tinggi.

Keajaiban ini membuat lokasinya cukup terkenal dan memiliki daya tarik tersendiri buat para turis asing. Nggak heran kalau kemudian banyak jamaah haji yang ingin melihat dengan mata kepala sendiri gimana anehnya mobil-mobil yang bisa berjalan tanpa disopiri di sini. Bahkan, pihak Kerajaan Arab Saudi secara khusus membuat sebuah jalan yang akan membawa seseorang ke lokasi bukit ini. Sepanjang jalan, bisa kita lihat tenda-tenda wisatawan yang digunakan sebagai tempat menginap.

Trus, ada penjelasan ilmiah nggak sih sebenarnya dari keanehan yang terjadi di sini? Menurut para ilmuwan, Kota Madinah dibangun di atas Arabian Shield yang umurnya udah mencapai 700 juta tahun. Kawasan ini merupakan endapan lava dengan luas mencapai 180.000 kilometer persegi dan lava itu bisa muncul ke atas bumi dari kedalaman 40 kilometer menuju zona-zona rekahan sepanjang 600 kilometer. Rekahan ini turut disebut sebagai garis vulkanik yang diberi nama Makkah-Madinah-Nufud, dan inilah yang jadi penjelasan di balik misteri Jabal Magnet.

Terlepas dari penjelasan ilmiahnya, sebagai orang yang beriman kita harus mengembalikan semuanya pada kebesaran serta kekuasaan Allah. Melalui bukit tandus yang memiliki medan magnet luar biasa besar ini, Allah hendak menunjukkan kepada manusia agar kita sadar akan kelemahan serta ketidakberdayaannya di hadapan Allah. Diharapkan, kita akan bisa menjadi hamba yang pandai bersyukur serta taat pada semua perintah-Nya.

 


Image: Islampos.com

2
Salsabila A
Salsabila A a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *