Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

INI LOH RAHASIA DI BALIK KESEJUKAN MASJID NABAWI

1 min read

INI LOH RAHASIA DI BALIK KESEJUKAN MASJID NABAWI

Ingin menyerah dengan cuaca Arab Saudi yang naudzubillah panasnya itu? Coba singgahlah di Masjid Nabawi. Di sana, kamu akan merasakan kesejukan luar biasa yang bisa membuat kamu bersemangat lagi untuk berjuang menyelesaikan ibadah umroh maupun haji. Ngga percaya? Ya coba saja sendiri. Kamu akan terkaget-kaget dengan kebenaran ini. Masjid Nabawi memang sejuk. Itu karena ada kipas angin raksasa di sana. Eits, tentu bukan itu penyebabnya ya... Tapi karena ada teknologi cangggihyang digunakan. Kalau sudah menyinggung teknologi-teknologian sih biasanya membuat kita penasaran ya? Apalagi di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat ini. Bagaimana? Apakah kamu mulai ingin tahu tentang rahasia di balik kesejukan Masjid Nabawi?

Teknologi canggih pendukung kesejukan Masjid Nabawi ngga cuma satu. Tapi terdiri dari berbagai teknologi canggih yang membentuk sistem. Walaupun memang ada yang paling menonjol, yang sering dibicarakan, yaitu “urat” pendingin. Yap, itulah julukannya. Ngga sabar ya ingin tahu tentang teknologi-teknologi itu? Langsung saja ayo kenalan dengan urat pendingin dan kawan-kawannya!

 

  1. Urat Pendingin

Sederhananya, urat pendingin ini adalah pengatur suhu Masjid Nabawi. Teknologi ini mulai diperkenalkan saat era Raja Fahd bin Abdulaziz. Jangan bayangkan kalau teknologi pengatur suhu ini serupa dengan AC di rumah atau kantor kita. Tentu bentuknya ngga seperti itu karena kalau iya maka besarnya ngga akan terbayangkan.

 

Kenapa dijuluki urat pendingin? Itu karena wujudnya bisa dibilang seperti urat, semacam saluran pendingin yang ditanam di berbagai sudut masjid. Kalau kata ketua program Dirasat Islamiyah Universitas Taiba Madinah sih lorong penyejuk ruangan di bawah jalan sana jaraknya 7 kilometer.

 

Sistem teknologi pengatur suhu Masjid Nabawi sangat kompleks. Terdiri dari beberapa elemen dengan adanya stasiun pusat. Sistem ini tentu sulit dibayangkan oleh orang awam seperti kita. Pokoknya, urat pendingin ini adalah teknologi canggih rahasia di balik kesejukan Masjid Nabawi yang mampu membuat pengunjungnya selalu nyaman.

 

  1. Payung Raksasa dan pita penurun suhu

Saat di Masjid Nabawi, kamu pasti melihat payung raksasa ini. Payung raksasa itu dibuat dengan kerjasama perusahaan Jerman dan Jepang. Dibuat melalui sebuah proyek pada tahun 2010. Proyek yang menaunginya bernama Medina Haram. Dari pihak Jerman terlibat sebuah pabrik payung bernama Liebherr, sementara dari Jepang adalah perusahaan Taiyo Kogyo. Hey, baca Taiyo-nya jangan sambil nyanyi ya! Pastinya ada pihak Arab Saudi juga dalam proyek itu. Menteri Perekonomian Arab Saudi yang jadi perwakilannya. Selain itu, terlibat juga aersitek SL-Rasch.

 

Kalau kebetulan kamu ngadem di sana sebelum adzan subuh atau menjelang adzan maghrib, maka kamu bisa melihat kecanggihannya. Pada saat itulah payung raksasa Masjid Nabawi bergerak terbuka dan tertutup. Nah, di pinggir payung raksasa, kamu juga akan melihat keberadaan pita penurun suhu. Pita warna biru ini secara otomatis bisa membuat suhu turun sebanyak 8 derajat celcius.

 

  1. Lantai Marmer Khusus

Terakhir, lantai marmer melengkapi rahasia dibalik kesejukan Masjid Nabawi. Memang bukan teknologi canggih seperti dua teknologi di atas. Tapi lantai marmer juga memiliki andil yang besar dalam kesejukan Masjid Nabawi. Lantai marmer yang biasa saja memang membuat ruangan jadi adem ya? Apalagi kalau lantai marmernya khusus. Yap, lantai marmer di Masjid Nabawi bukan sembarang lantai marmer. Diimpor dari Mesir, lantai marmer itu bernama marmer thassos. Thassos ya bukan Thanos. Kalau Thanos sih malah bisa membuat kita lebur bagai abu. Lantai marmer thassos ini istimewa karena bisa memantulkan sinar matahari panas pada siang hari. Mantul kan? Mantap Betul!

2
Ica Khaerunisah
Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *