Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

INDAHNYA SHALAT TAHAJUD DI MASJIDIL HARAM

1 min read

INDAHNYA SHALAT TAHAJUD DI MASJIDIL HARAM

Siapa yang bisa membayangkan indahnya berduaan saja dengan Allah pada sepertiga malam untuk tahajud? Apalagi jika kita melakukannya di Masjidil Haram, sebuah tempat yang dipenuhi keberkahan serta ladang pahala. Kita yang diberi kesempatan berangkat menjalankan ibadah di Tanah Suci pastinya ngga mau melewatkan sholat tahajud di Masjidil Haram. Jangan habiskan waktu di Mekkah dengan hanya leyeh-leyeh di hotel, namun perbanyak ibadah karena amalnya akan dilipatgandakan di sini.

 

Waktu terbaik melaksanakan tahajud adalah di sepertiga malam atau pada pukul 03.00 waktu setempat. Di jam seperti ini biasanya orang-orang juga akan memenuhi Masjidil Haram guna menjalankan sholat tahajud.

 

Tahajud sendiri adalah sholat sunnah dua rokaat yang dilakukan hanya pada malam hari. Istilah lainnya adalah sholat malam. Surat yang dibaca terdiri dari Al Fatihah serta surat apa saja yang dihafal. Aturan jumlah rokaat ngga baku di angka dua. Mau dua rokaat saja boleh, lebih juga ngga dilarang. Maksimal jumlah rokaat ialah 12. Jangan lupa tutup sholat malam dengan sholat witir.

 

Selesai tahajud, lanjutkan ibadah dengan berdzikir sembari menunggu kumandang adzan Subuh. Jangan dulu bergegas kembali ke kasur, apalagi karena jarak antara sholat tahajud dan sholat Subuh umumnya tak terlalu jauh. Di waktu ini juga para malaikat tengah menyaksikan semua amal sholeh orang-orang beriman. Saat tunaikan sholat tahajud di Masjidil Haram, jangan lupa sematkan doa untuk seluruh umat Islam agar diberi ampunan oleh Allah.

 

Jika ingin tetap mendapat tempat di Masjidil Haram untuk sholat tahajud, hendaknya jangan berangkat mepet waktu Subuh. Kita ngga akan dapat tempat! Berangkatlah sekitar pukul 02.30 saat Masjidil Haram belum terlalu ramai. Kita bisa dengan bebas memilih tempat paling nyaman guna menunaikan tahajud.

 

Jangan lupa juga untuk membawa baju tebal terutama apabila kita berangkat haji di bulan November hingga Desember. Bulan-bulan ini adalah puncak musim dingin. Boleh ibadah, tapi jangan lupa kesehatan juga, dong. Apalagi karena fisik yang prima sangat dituntut untuk menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci yang sangat menguras tenaga. Disarankan juga untuk mengonsumsi suplemen apabila dirasa perlu.

 

Yang terpenting, gunakanlah waktu sebaik-baiknya di Tanah Suci untuk beribadah dan berdoa. Percuma jauh-jauh dan mahal-mahal ke Mekkah kalau kerjanya cuma tiduran di hotel atau lebih semangat cari oleh-oleh. Ingat ada jutaan umat Muslim yang ngga seberuntung kita untuk menjejakkan kaki di Tanah Suci, sehingga kita ngga boleh menyia-nyiakan kesempatan yang dimiliki. Setuju?

 

7
Wahyu Tri Utami
Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *