sabila ainur a wanderer and a writer

HUKUMNYA JIKA PEREMPUAN PERGI HAJI TANPA MAHRAM

1 min read

HUKUMNYA JIKA PEREMPUAN PERGI HAJI TANPA MAHRAM

Kaum hawa, berhati-hatilah kamu ketika bepergian tanpa mahram, termasuk dalam melakukan perjalanan haji. Dalam Islam, disebutkan kalau perempuan yang ingin melaksanakan haji harus di damping oleh mahram nya. Tapi masalahnya, gimana jika ada seorang perempuan yang ingin berhaji dan tidak bisa mengajak mahram nya untuk haji juga karena biaya yang ada hanya cukup untuk dirinya sendiri?

 

Dalam sebuah hadist riwayat Bukhari dan Muslim, seorang muslim pernah bertanya kepada Rasulullah shalallahualaihi wassalam. “Wahai Rasulullah, istriku melaksanakan haji, sementara aku berada di medan perang.” Rasulullah kemudian bersabda, “berangkatlah engkau dan berhajilah bersama istrimu.”

 

Perbedaan Pendapat Ulama

 

Jika melihat pada hadist ini, para ulama punya pendapat yang berbeda-beda. Ulama dari Madzhab Imam Maliki misalnya yang berpendapat kalau haji nya seorang muslimah itu wajib didampingi oleh mahramnya, atau seorang teman wanita yang bisa dipercaya.

 

Beda lagi sama pendapatnya imam Hanafi, yang berpendapat kalau jarak antara rumahnya ke Mekah ditempuh selama lebih dari 3 hari berjalan kaki, maka hukumnya wajib bagi dia untuk bepergian bersama mahram nya. Sementara itu, madzhab imam Syafi’i menilai bahwa kalau haji yang ditunaikan adalah haji yang pertama kalinya, dan saat itu kondisi di tanah suci maupun jalan menuju Tanah Suci dipastikan aman, maka seorang muslimah diperbolehkan pergi sendirian.

 

Tapi kalau tidak bisa dipastikan aman atau tidaknya perjalanan, maka wajib baginya melakukan perjalanan haji bersama mahram nya (ngga melulu suami, kamu bisa kok ajak sahabat-sahabat perempuan kamu untuk berumroh atau haji bersama).

 

Jadi, Kesimpulannya?

 

Melihat dari pendapat-pendapat para ulama yang berbeda-beda, pendapat umum di kalangan ulama menyebutkan syarat haji nya seorang perempuan adalah adanya suami, mahram nya, atau teman-teman perempuan muslimah yang dapat dipercaya. Meskipun memang ada juga ulama yang tidak mewajibkan haji bagi perempuan yang berencana untuk pergi haji atau umroh sendirian.

 

Nah, buat kamu yang masih bingung pergi haji sendirian, ada baiknya pertimbangkan matang-matang dulu ya. Adanya larangan seorang perempuan untuk bepergian tanpa mahram tidak lain demi melindungi perempuan juga lho dari orang-orang yang berniat jahat. Kalau ada apa-apa di jalan, gimana hayo?

4
sabila ainur
sabila ainur a wanderer and a writer