Desi Wulandari Buruh teks serabutan

HUKUM SALAT SUNAH DI WAKTU TERLARANG DI MASJIDIL HARAM

1 min read

HUKUM SALAT SUNAH DI WAKTU TERLARANG DI MASJIDIL HARAM

Melaksanakan ibadah selain yang sudah diwajibkan memang menjanjikan pahala, salah satunya yaitu salat sunah. Namun bukan berarti kita bisa sesukanya setiap jam melaksanakan salat sunah. Malah, bukan pahala yang didapat tapi justru dosa. Alasannya karena ada beberapa waktu yang dilarang bagi umat Islam untuk melakukan salat sunah, di antaranya yaitu pada waktu setelah Ashar dan setelah Subuh. Kecuali salat yang dilaksanakan karena beberapa alasan, misalnya salat jenazah dan salat qodho. Lalu, bagaimana hukumnya kalau kita melaksanakan salat sunah di waktu terlarang di Masjidil Haram? Mengingat bahwa beribadah, termasuk salat sunah di Masjidil Haram maka akan mendapat pahala yang berlipat ganda.

 

Sebagian besar ulama, memperbolehkan salat sunah di waktu terlarang di Masjidil Haram yang dibuktikan dengan dalil dari berbagai hadist, meski ada sebagian ulama yang tetap ngga membolehkan ibadah tersebut. Hadist yang dipakai berasal dari Jabir bin Muth’am bahwa Rasulullah SAW bersadbda: “Wahai Bani Abdu Manaf, janganlah kalian larang seseorang yang sedang melaksanakan thawaf di Baitullah ini, dan jangan juga melarang untuk melaksanakan salat di waktu kapan saja, siang ataupun malam”. Hadist ini diriwayatkan oleh Al Hakim dalam Mustadrok dan menyatakan ini adalah hadist yang sahih. Sedangkan ada riwayat lain menyebutkan bahwa “tidak ada salat setelah salat subuh kecuali di Makah”.

 

Imam Az Zarkasy mengomentari hadist tersebut, bahwa yang dimaksud bukan cuma di Masjidil Haram, tapi juga di seluruh tanah suci. Alasannya karena adanya keutamaan yang didapat kalau melaksanakan ibadah di tempat yang dimuliakan oleh seluruh umat muslim di dunia ini. Untuk masyarakat sekitar yang tinggal di tanah suci juga percaya ngga diharamkan hukumnya memperbanyak salat sunah di waktu terlarang. Namun, kamu boleh ngga meyakini hadist tersebut. Kalau memang sedari awal kamu ngga pernah melakukan salat selain di waktu yang dibolehkan.

 

Toh, kamu juga tetap bisa melakukan salat sunat selain di waktu yang dilarang. Misalnya saja salat dhuha dan salat tahajud yang memang disarankan. Selain itu kamu juga bisa melakukan ibadah lain kalau mau memanfatkan kesempatan di tanah suci untuk memperoleh banyak keutamaan, seperti membantu jemaah lain yang sedang kesusahan, bersedekah kepada yang membutuhkan, memperbanyak zikir, dan membaca Al Quran. Karena pada intinya bagaimana kita niat tulus beribadah hanya kepada Allah.

3
Desi Wulandari
Desi Wulandari Buruh teks serabutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *