A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: Mediumish/single.php

Line Number: 8

Backtrace:

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/templates/frontend/Mediumish/single.php
Line: 8
Function: _error_handler

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/dev/application/core/MY_Controller.php
Line: 48
Function: view

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/dev/application/controllers/Frontend.php
Line: 547
Function: render

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/dev/application/controllers/Frontend.php
Line: 162
Function: _single

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/dev/application/controllers/Frontend.php
Line: 63
Function: index

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/index.php
Line: 321
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: Mediumish/single.php

Line Number: 9

Backtrace:

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/templates/frontend/Mediumish/single.php
Line: 9
Function: _error_handler

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/dev/application/core/MY_Controller.php
Line: 48
Function: view

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/dev/application/controllers/Frontend.php
Line: 547
Function: render

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/dev/application/controllers/Frontend.php
Line: 162
Function: _single

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/dev/application/controllers/Frontend.php
Line: 63
Function: index

File: /var/www/v3.labbaik.id/public_html/index.php
Line: 321
Function: require_once

Firman Zamzami Muhammad LC Alumni Damascus Univ Suriah | Pengasuh acara percikan Iman 908 Oz Radio Jakarta

HIKMAH DIBALIK LARANGAN FUSUQ SAAT BERIHRAM

1 min read

HIKMAH DIBALIK LARANGAN FUSUQ SAAT BERIHRAM

Salah satu larangan ihrom adalah berkata keji atau fusuq, di mana sebagian ulama berpendapat bahwa fusuq ini adalah kata kata yang menyakiti orang lain atau bisa juga bermakna ghibah atau menjelek jelekkan orang lain dan sejenisnya. Namun yang pasti saat kita berihrom hendaknya kita menjaga lisan kita dengan baik sebab awal petaka berasal dari lisan.

Menjelek-jelekkan orang lain karena kekurangannya dalam urusan dunia dan akhirat pun sesuatu yang terlarang dalam Islam karena kita sebagai manusia juga belum tentu lebih baik dari orang yang kita bicarakan. Jika saat ini kita tampak hebat dan baik di mata orang, itu hanya karena Allah ta’ala menutupi aib dan keburukan kita. Jika tidak, maka akan habislah kita. Terpuruk, seterpuruk-terpuruknya. Malu, semalu-malunya. Hina, sehina-hinanya. Seperti tak ada lagi tempat tersedia untuk menerima kita. Barangkali tak ada satu orang pun yang sudi berdekatan dan ngobrol dengan kita.

Hikmah agar kita bisa menjaga lisan saat berihrom adalah agar kita tidak merasa sombong dan menganggap diri selalu baik atau paling baik serta selalu membicarakan dan menggunjing keburukan dan masa lalu orang lain. Boleh jadi orang yang dibicarakan melakukan satu dosa tapi kita melakukan dosa lain yang bahkan lebih banyak tapi tidak terlihat.

Dan bisa saja dosa dan kesalahan kita jauh lebih berat dari orang yang kita bicarakan, tetapi Allah tidak membuka aib kita, sehingga semua manusia tidak mengetahui perbuatan perbuatan kita selama ini. Dan bisa jadi orang tersebut pun mulia di hadapan Allah karena menangisi akan dosa-dosa yang di perbuatnya, sehingga di bisa wafat dalam keadaan husnul khotimah atau akhir yang baik, sedangkan kita wafat dalam keadaan su’ul khotimah atau akhir yang buruk.

Bisa jadi orang yang kita hina itu ternyata di akhirat menjadi orang yang mulia, sedangkan kita menjadi orang yang hina di hadapan Allah karena bangga dengan amalan kita, yang mungkin tidak bernilai dihadapan-Nya. 

Dengan larangan ihrom agar kita tidak berkata keji seperti membicarakan aib dan kejelekan orang lain. Secara tidak langsung memerintahkan kita untuk sibuk mengoreksi diri sendiri dan memperbaiki diri karena orang yang buta mata hati adalah orang yang bisa melihat kesalahan orang lain namun kesalahan dirinya tak bisa dilihat walaupun dipelupuk mata. Allah juga memerintahkan kita didalam Al quran untuk senantiasa menjaga lisan kita sebab sebagian dosa lahir dari lisan yang tidak terjaga. Dan setiap kita kelak akan kembali kepada Nya mempertanggungjawabkan setiap hal yang kita lakukan, sekecil apapun itu. 

 


image: Pixabay

4
Firman Zamzami Muhammad LC
Firman Zamzami Muhammad LC Alumni Damascus Univ Suriah | Pengasuh acara percikan Iman 908 Oz Radio Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *