Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

GELANG HAJI, IDENTITAS JAMAAH YANG TAK BOLEH TERLEWAT

1 min read

GELANG HAJI, IDENTITAS JAMAAH YANG TAK BOLEH TERLEWAT

Salah satu perlengkapan wajib jamaah haji di Tanah Suci ialah sebentuk gelang. Gelang ini bukan sembarang gelang karena nggak boleh dilepas dari pergelangan tangan selama masih menjalani rangkaian ibadah umroh. Ini karena gelang haji yang terbuat dari logam ini memiliki fungsi utama dalam memudahkan identifikasi jamaah yang tersesat maupun terpisah dari rombongannya. Kebayang kan pentingnya gelang ini?

Gelang ini juga berfungsi banget saat terjadi hal-hal yang nggak diinginkan pada jamaah haji, seperti pingsan tiba-tiba di tengah kerumunan. Dalam keadaan nggak sadar, tanpa identitas yang jelas pasti sulit banget buat mengenali seseorang atau memberikan pertolongan pertama. Namun dengan adanya gelang identitas ini, jamaah haji bisa segera dikenali. Misalnya, dari negara dan kloter mana dia berasal.

Saking pentingnya gelang ini, penyelenggara haji biasanya akan mengingatkan supaya gelangnya jangan sampai dilepas. Gelang haji biasanya akan diberikan bersama paspor calon jamaah sebelum mereka diberangkatkan. Biasanya nih, jamaah haji dengan gangguan kesehatan seperti jantung, gagal ginjal atau darah tinggi akan diberikan gelang “Risti” guna memudahkan pemantauan. Nantinya, pengguna gelang “Risti” bakal mendapat perlakuan khusus dari tenaga medis selama rangkaian ibadah haji.

Supaya nggak hilang, gelang akan diberikan di malam hari sebelum berangkatnya kelompok terbang alias kloter. Gelang logam ini berisi informasi seperti nama jamaah, nomor paspor, bendera Indonesia, nomor kloter serta kondisi kesehatan. Di samping gelang logam, jamaah haji juga bakal diberikan gelang lain yang terbuat dari plastik warna biru. Informasi pada gelang ini adalah alamat maktab alias pemondokan haji.

Selain itu, masing-masing jamaah haji biasanya memiliki warna tambahan sesuai dengan embarkasinya. Sebagai contoh, jamaah haji embarkasi Solo akan menggunakan gelang warna kuning serta dilengkapi kode embarkasi SOC. Beda embarkasi juga beda dong warna serta kodenya. Jelas, fungsinya adalah agar bisa cepat dilakukan identifikasi jamaah yang menghilang atau tersesat.

Mengingat pentingnya peran gelang haji ini, jamaah haji diharapkan nggak melepasnya selagi masih dalam rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Bayangkan kalau seorang jamaah melepas gelangnya trus tiba-tiba terpisah dari rombongan, atau lebih parahnya lagi, pingsan di tengah kegiatan dalam keadaan seorang diri tanpa teman satu kloter? Waduh, bisa bahaya! Okelah, mungkin kita bisa jaga diri sendiri, tapi itu bukan alasan untuk melepas gelang identitas ini. Berhati-hati dan menaati peraturan selama menjalankan ibadah itu penting, lho.

 


Editor: Salsabila Ainurrohman

sumber gambar: okezone.com

 

1
Wahyu Tri Utami
Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *