Desi Wulandari Buruh teks serabutan

CIRI HAJI MARDUD YANG TERTOLAK OLEH ALLAH

1 min read

CIRI HAJI MARDUD YANG TERTOLAK OLEH ALLAH

Harapan tiap orang yang pergi haji tentu adalah menjadi haji mabrur, di mana ibadah hajinya diterima Allah subhanahu wa ta’ala. Nah, kebalikan haji mabrur adalah haji mardud. Artinya adalah haji yang tertolak, di mana ibadah orang pergi haji tidak diterima Allah. Mereka ibarat membuang tenaga, harta serta waktu secara sia-sia. Rugi bandar, bosqu! Lalu, gimana ya caranya supaya kita nggak menjadi jamaah yang tertolak hajinya? Nah, untuk itu kita harus pahami dulu nih ciri-ciri haji mardud seperti berikut ini.

Niat yang Salah

Ibadah haji dilakukan bukan berdasarkanniat ikhlas karena Allah, melainkan karena niat keliru seperti gengsi. Gengsi pada saudara, teman maupun kerabat agar dicap beriman dan berduit. Ini jelas ngga akan membuat kita jadi haji mabrur.

Biaya dari Harta Haram 

Biaya naik haji berasal dari harta haram. Bahkan, walau harta yang haram tercampur sedikit saja di dalam harga yang halal, maka ibadah haji tetap ngga akan diterima. Harta haram ini termasuk riba, hasil korupsi dan lain-lain.

Tidak Sabaran dan Sombong 

Nggak sabar selama menghadapi ujian di Tanah Suci juga akan membuat pahala haji ditolak. Penting untuk selalu bersabar dalam menghadapi ujian ketika menjalankan ibadah haji. Nggak hanya itu, sikap sombong juga bisa menjadikan pahala jamaah haji tertolak.

Tidak Menjaga Sopan Santun

Menunjukkan perilaku ngga baik selama haji juga dapat membuat seseorang menjadi haji mardud. Jadi, jangan lupa untuk selalu menjaga sikap sopan santun, tutur kata yang lembut, mengucapkan salam serta penuh cinta kasih kepada sesama manusia terutama jamaah yang lain.

Tidak Menjadi Lebih Baik setelah Berhaji

Terakhir, penyebab ditolaknya ibadah haji adalah karena kita ngga bisa memelihara semua pahala yang diusahakan selama naik haji. Jamaah yang memulai hidup barunya setelah naik haji dengan amalan buruk juga akan dikategorikan sebagai haji yang tertolak.

Dalam sebuah hadits, ngga ada balasan bagi haji mabrur kecuali surga. Kemabruran haji ditandai dengan berkata baik serta memberi makanan. Sementara dalam riwayat Ahmad dan Al Baihaqi, tanda-tanda haji mabrur ialah memberi makan serta menyebarkan salam.

Jadi, jelas dong bahwa menjadi haji mabrur adalah dambaan bagi tiap jamaah haji? Sebaliknya, haji mardud harus kita hindari. Pastinya kita ngga mau rugi karena sudah menghabiskan banyak dana, tenaga dan waktu demi beribadah ke Tanah Suci.

 

2
Desi Wulandari
Desi Wulandari Buruh teks serabutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *