sabila ainur a wanderer and a writer

CATAT! 7 HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT TAHALLUL

1 min read

CATAT! 7 HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT TAHALLUL

Salah satu rukun dalam ibadah haji dan umroh adalah tahallul. Rukun satu ini emang keliatannya sederhana banget, yaitu potong rambut. Tapi, tahallul ternyata ngga sekedar nggundulin rambut! Ada beberapa hal yang harus jadi perhatian khusus saat tahallul. Berikut beberapa di antarnaya.

 

1. Rambut Kepala

 

Rambut yang dipotong saat tahallul adalah rambut kepala, bukan rambut yang lain lho yaa. Minimal jumlahnya ialah tiga helai rambut. Jamaah haji atau umroh yang ngga memotong rambut di kepala maka ibadahnya ngga akan dianggap sah.

 

2. Tahallul Bagi Laki-laki dan Perempuan

 

Beda gender, beda juga tata cara pelaksanaan tahallul. Buat laki-laki, lebih diutamakan untuk menggunduli rambutnya. Tapi kaum Hawa ngga harus gundul juga. Cukur gundul ini bisa dilakukan di tempat tukang cukur di sekitar Masjidil Haram. Sebelumnya, jamaah harus membuat kata sepakat dengan tukang cukur melalui uang jasa agar ngga terjadi tindak pemerasan ataupun penipuan.

 

3. Dipotong Orang Lain? Bisa, Tapi…

 

Kalau ngga mau pakai jasa tukang cukur dan memilih dipotong rambut sama orang lain, bisa kok. Banyak jamaah yang meminta bantuan jamaah lain untuk memotongkan rambutnya setelah selesai sa’i di bukit Marwah. Tapi, orang yang dimintai tolong itu harus sudah memotong rambutnya sendiri sebelum memotongkan rambut kita.

 

4. Gimana dengan Jamaah Botak?

 

Jamaah haji atau umroh yang pernah digundul dalam umroh sebelumnya ataupun jamaah yang ngga punya rambut alias botak, gimana caranya melakukan tahallul? Kan rambut kepalanya ngga ada, apa yang harus dipotong? Tahallul harus tetap dijalankan walau hanya melalui isyarat, yaitu menjalankan gunting di atas kepala meski ngga ada rambut yang terpotong.

 

5. Tahallul untuk Jamaah Umroh dan Haji

 

Dalam ibadah umroh, tahallul akan menandakan selesainya rangkaian ibadah. Rampung tahallul, jamaah umroh sudah bebas dari larangan ihrom. Beda lagi dengan jamaah haji. Selesainya potong rambut baru menyelesaikan tahallul awal dan selanjutnya masih ada tahallul tsani. Jamaah tetap ngga boleh melakukan sesuatu yang dilarang selama rangkaian proses ibadah haji.

 

6. Tahallul Bagi Wanita

 

Jamaah wanita yang sedang melaksanakan tahallul sebaiknya ngga membuka hijab ataupun penutup kepala saat mencukur rambutnya. Rambut adalah bagian aurat wanita, jadi proses pemotongan rambut dilakukan di dalam jilbab yang dikenakan.

 

7. Siap-siap!

 

Jamaah haji ataupun umroh sebaiknya siap-siap membawa gunting kecil saat thawaf dan sa’i. Ini penting agar jamaah ngga perlu repot-repot meminjam gunting pada orang lain walau memang boleh. Lebih baik sedia sendiri daripada ngerepotin orang lain, kan?

 

 

Oleh: Wahyu Tri Utami

5
sabila ainur
sabila ainur a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *