Salsabila A a wanderer and a writer

BUKIT-BUKIT BERSEJARAH DI TANAH SUCI

1 min read

BUKIT-BUKIT BERSEJARAH DI TANAH SUCI

Sambil menyelam minum air, peribahasa ini cocok banget deh buat kamu yang mau ke Tanah Suci. Jadi, sambil ibadah kamu juga bisa sekaligus wisata dengan napak tilas perjalanan dakwah Rasulullah dan para sahabatnya di Tanah Suci. Emang, apa sih yang menarik di sana?


Setiap sudut di Tanah Suci punya ceritanya, nah salah satu yang paling direkomendasikan untuk jadi destinasi wisata religi adalah bukit-bukit bersejarah di Tanah Suci. Selain punya estetika yang ciamik, bukit-bukit itu juga kaya banget dengan cerita dan sejarah Islam. Berikut ada 

 

1.    Jabal Nur dan Gua Hira

 

Terletak disebelah utara Masjidil Haram kira-kira 6 km. Untuk mendaki ke atas memerlukan waktu kurang lebih 1 jam. Di puncaknya, agak menurun sedikit, terdapat sebuah gua yang cukup untuk duduk 4 orang. Tinggi didalamnya setinggi orang berdiri. Nah, gua tersebut terkenal dengan Gua Hira. 

Jabal Nur dan Gua Hira mempunyai makna yang sangat penting dalam sejarah Islam, karena di gua inilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu yang pertama, yaitu Surat Al-Alaq ayat 1-5. 

 

2.    Jabal Rahmah

 

Dari bukti-bukit yang terletak di sebelah sudut Padang Arafah ada satu bukit yang menjadi saksi bisu sejarah Islam yaitu bukti Rahmah atau Jabal Rahmah. Sebuah riwayat menceritakan bahwa setelah Rasulullah SAW menyampaikan khutbah Wada’ di Masjid Namirah, barulah beliau melakukan Wukuf di kaki Jabal Rahmah yang merupakan bagian dari Padang Arafah dan disini pula tempat pertemuan antara Nabi Adam As dan isteri tercintanya Siti Hawa setelah berpisah selama 100 tahun. Biasanya sebelum jamaah melaksanakan rukun Haji, selalu berkunjung ke Jabal Rahmah, dan untuk jamaah umroh biasanya masuk ke agenda yang diberikan travel.

 

3.    Jabal Tsur

 

Terletak disebelah selatan Masjidil Haram sejauh kurang lebih 6 km. Jabal Tsur ini mempunyai nilai penting dalam sejarah Islam. Rasulullah SAW bersama-sama dengan Abu Bakar Ashiddiq pernah berlindung di gunung tersebut waktu hendak hijrah ke Madinah.


Menurut riwayat, setelah Rasulullah SAW selamat dari kepungan orang kafir Quraisy dirumahnya, maka beliau dengan diam-diam singgah ke sahabat Abu Bakar Ashiddiq. Dari rumah Abu Bakar beliau bersama-sama dengan Abu Bakar lebih dahulu berlindung bersembunyi di Jabal Tsur kemudian menuju Madinah.


Sebagian orang-orang kafir Quraisy waktu mengejar Rasulullah SAW ada yang telah sampai Gua Tsur, mereka mendapatkan gua tersebut, tertutup dengan sarang laba-laba, dan nampang burung merpati yang sedang bertelur di sarangnya. Dengan melihat keadaan yang sedemikian itu, mereka berkesimpulan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak mungkin bersembunyi di gua tersebut.

 

Sewaktu orang-orang Quraisy di muka gua, bukan main cemas hati sahabat Abu Bakar Ashiddiq, kemudian turun wahyu Allah Surat At-Taubah ayat 40. Setelah orang kafir Quraisy pergi maka beberapa hari kemudian Abu Bakar Ashiddiq berangkat menuju Madinah dengan selamat.

 

Untuk mencapai gua Tsur ini memerlukan perjalanan mendaki selama kurang lebih 1,5 jam. Cocok banget buat kamu yang hobi travelling. Tapi, kalau badan dirasa kurang fit, sebaiknya tunda dulu ya perjalanan kamu ke Jabal Tsur. Daripada tepar di tengah jalan, ya kan?

 

4. Jabal Uhud

 

Nama sebuah bukit terbesar di kota Madinah ini pasti udah ngga asing lagi, letaknya 5 km dari pusat kota Madinah. Dilembah bukit ini pernah terjadi perang dahsyat antara kaum muslimin sebanyak 700 orang melawan kaum musyrikin Makkah sebanyak 3000 orang. Dalam pertempuran tersebut kaum muslimin gugur sampai 70 orang syuhada, salah satunya Hamzah bin Abdul Muthalib paman Nabi Muhammad SAW. Jabal Uhud ini juga disebut-sebut jadi bukit yang ada di surga lho! MasyaAllah.

 

 

 

Oleh: Firman Zamzami Lc 

image: tribunnews.com

3
Salsabila A
Salsabila A a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *