Salsabila A a wanderer and a writer

BOLEHKAH PERGI IBADAH UMROH BERKALI-KALI?

1 min read

BOLEHKAH PERGI IBADAH UMROH BERKALI-KALI?

<meta charset="utf-8" />

Pergi ke Tanah Suci memang menjadi salah satu bentuk ibadah yang dilakukan umat muslim. Tapi gimana kalau dilakukan berkali-kali? Nah ini cukup banyak jadi perdebatan nih di kalangan masyarakat juga di kalangan ulama tentang boleh tidaknya umroh berkali-kali. Mau tau jawaban nya? Kali ini kita akan membahas nih tentang perbedaan pendapat ulama fikih mengenai kefardhuan Haji dan Umroh ini dalam kitab Fiqih Islami wa adilatuhu karangan seorang ulama besar Suriah yaitu Syaikh Wahbah Azzuhaili dalam bab Haji.

 

Beliau mengungkapkan, hukum haji ini terbagi menjadi tiga yaitu fardhu ain bagi orang yang berhaji dengan memenuhi syarat Haji dan fardhu kifayah bagi orang yang ingin menghidupkan Kabah setiap tahunnya dengan Haji dan Umroh. Dan mandub atau sunnah di kerjakan setiap lima tahun sekali. 

 

Sedangkan mengerjakan Umroh berulang ulang setiap tahunnya menurut pendapat ulama Syafiyyah diperbolehkan. Dan pendapat ini juga disepakati oleh ulama Hanafiyyah dan Hambaliyyah, dengan berdasarkan hadist “bahwasanya Sayyidati Aisyah melaksanakan ibadah Umroh setiap bulannya dua kali atas perintah nabi Muhammad Saw” dan dalam riwayat imam Muslim dan imam Bukhori dari Abu Hurairoh “Umroh ke Umroh bisa menghapus dosa di antara keduanya“.

 

Tapi, ini berbeda dengan ulama Imam Malik yang menyatakan bahwa jika seseorang melaksanakan ibadah Umroh berkali kali setiap tahunnya, sebagaimana dikatakan oleh Imam Nakh’I bahwa para sahabat tidak melaksanakan ibadah Umroh dalam satu tahun kecuali hanya satu kali karena nabi pun tidak pernah melakukan Umroh berkali kali dalam satu tahun.
 

Jadi, sebenarnya boleh atau engga sih? Wallahua’lam bishawab. Setelah melihat perbedaan pendapat antara para ahli fikih yang dijadikan pegangan oleh golongan ahlu sunnah waljamaah maka jika di terapkan dengan kondisi masyarakat muslim di Indonesia yang bermazhab Syaf’i. diperbolehkan bagi seseorang yang diberikan rezeki oleh Allah untuk melaksanakan ibadah Umroh berapa kali pun yang dia mau dan mampu. Selagi niat nya bukan untuk riya, tapi semata mata ingin mencari ridho Allah Swt.
 
Umroh berkali kali ini memang tidak dilarang dan tidak membatalkan umroh itu sendiri akan tetapi alangkah baiknya jika orang yang mampu dan sudah melaksanakan umroh bisa memberi kesempatan kepada kaum fakir miskin untuk melaksanakan ibadah Umroh. Kenapa? Karena orang tersebut akan mendapat dua kebaikan, yaitu mendapatkan pahala umroh tanpa harus umroh berkali-kali dan mendapatkan pahala memberikan kegembiraan di hati orang yang beriman. Bukankah itu lebih baik dan bermanfaat? InsyaAllah..
 

4
Salsabila A
Salsabila A a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *