Desi Wulandari Buruh teks serabutan

BERHAJI DENGAN HARTA HARAM, BAGAIMANA HUKUMNYA?

1 min read

BERHAJI DENGAN HARTA HARAM, BAGAIMANA HUKUMNYA?

Impian untuk bisa berangkat haji sudah kamu pendam sejak lama. Kamu mulai mempersiapkan satu hal yang paling penting sebagai syarat bisa pergi ke tanah suci, yaitu biaya perjalanan. Agar uang cepat terkumpul, kamu bekerja lebih keras dan berusaha menyisihkan tabungan untuk ongkos berhaji. Namun, saking semangatnya, kamu malah menggunakan jalan pintas yang salah supaya segera bisa pergi berhaji. Menggelapkan uang kantor, menipu rekan kerja, dan cara lain untuk mendapatkan uang yang bukan haknya. Kalau dipikir, rasanya ngga pantas dong mengunjungi rumah Allah SWT dengan harta haram. Lalu, meskipun diniatkan untuk ibadah, bagaimana hukumnya berhaji dengan harta haram menurut agama Islam?

 

Ada dua pendapat terkait persoalan berhaji dengan harta haram. Pertama yaitu pendapat dari ulama Mahzab Hanafi, Maliki, dan Syafi’i, bahwa ibadah haji yang dilakukan menggunakan harta haram tetap sah dan yang menjalankan mendapat dosa dari caranya mendapatkan harta tersebut. Syeikh Abu Zakariya Al Anshari mengumpamakan berhaji dengan harta haram sama seperti seorang muslim yang salat dan memamerkan ibadahnya. Salatnya dianggap sah, tapi pahalanya akan hilang dan diganti dengan dosa riya’. Jadi, meskipun hajinya sah dan kewajiban atas hajinya sudah gugur, tapi manasik atau kegiatan selama ibadah haji ngga bakal diterima oleh Allah SWT, ngga mendapat pahala, dan sudah pasti berdosa.

 

Sedangkan pendapat kedua datang dari para ulama Mahzab Hanbali yang menyatakan dengan tegas bahwa hukum berhaji dengan harta haram maka ngga akan sah ibadahnya, juga ngga bisa dianggap sudah gugur kewajiban berhajinya. Sehingga yang bersangkutan harus mengulangi hajinya di tahun berikutnya dan harus dengan harta yang halal. Mahzab ini juga menekankan, orang yang berhaji dengan harta haram ibadahnya ngga diterima oleh Allah SWT, ngga mendapat pahala sedikitpun, dan dipastikan berdosa karena harta tersebut. Bahkan ada hadis yang mengatakan,

 

Siapa yang berhaji dengan harta haram, kalau ia berkata ‘Labbaik’, maka malaikat akan menjawab, ‘La labbaik, wala sa’daik’ yang artinya ‘hajimu tertolak’”.

 

Berdasarkan pendapat tersebut, diketahui kalau berhaji dengan harta haram ngga akan mendatangkan kebaikan apapun, meski diniatkan beribadah. Oleh karena itu, pastikan harta yang kamu dapatkan harus dari cara yang halal. Meskipun butuh waktu yang ngga sebentar, kalau kamu bersungguh-sungguh ingin datang ke tanah suci Allah pasti memberikan jalan yang terbaik.

1
Desi Wulandari
Desi Wulandari Buruh teks serabutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *