Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

BELAJAR BAHASA ARAB, BUAT KITA LEBIH PERCAYA DIRI SAAT UMROH

1 min read

BELAJAR BAHASA ARAB, BUAT KITA LEBIH PERCAYA DIRI SAAT UMROH

Apa yang seringkali ditakutkan saat kita harus pergi ke luar negeri? Pasti banyak yang akan menjawab bahasa. Yap, perbedaan bahasa memang jadi salah satu tantangan saat berada di luar negeri. Mau menanyakan lokasi tempat, bingung bagaimana caranya. Mau belanja, bingung juga. Coba kalau kita bisa menggunakan bahasa negara yang akan kita kunjungi, pasti akan membuat kita lebih percaya diri. Misalnya saja terjadi hal buruk seperti tersesat, kita tak akan kesulitan untuk bertanya. Atau saat membutuhkan barang tertentu, kita akan mudah menemukan tempat membelinya dengan bertanya. Tak ada lagi yang bisa ditakutkan kalau kita mudah melakukan berbagai hal karena lancar berbahasa seperti itu kan? Jadi, bukankah belajar bahasa arab akan sangat bermanfaat untuk kita yang akan pergi haji?

 

Saat ini kita bisa belajar apa saja secara otodidak dengan mudah. Ngga harus les atau mencari guru. Apalagi kalau cuma untuk belajar bahasa asing. Kita bisa memanfaatkan teknologi internet. Biisa dengan download aplikasi kamus bahasa Arab, mengikuti kursus Bahasa Arab online gratis, atau menonton videonya di youtube. Kapanpun di manapun kamu bisa belajar asalkan punya kemauan. Misalnya saat ada waktu luang di sela istirahat kerja atau bisa juga menjelang tidur. Satu dua kosa kata Bahasa Arab yang kamu kuasai dalam sehari akan sangat membantu.

 

Tapi, kalau cuma untuk bekal berangkat haji, kamu ngga harus sampai fasih banyak kosa kata. Beberapa kosa kata saja sebenarnya sudah cukup. Untuk itu, kamu bisa memulai belajar Bahasa Arab dengan membuat daftar kosa kata apa saja yang kira-kira diperlukan untuk kepentingan menunaikan ibadah haji. Seperti cara menanyakan alamat, menghafal nama-nama tempat penting seperti hotel atau pasar, dan sebagainya. Sedikit contoh penggunaan bahasa Arab untuk keperluan belanja yaitu sebagai berikut:

 

  • Bikam Haza, artinya berapa harganya ini (sambil menunjuk barang yang dimaksud).
  • Ruz, artinya beras.
  • Sukkar, artinya gula.                           
  • Syahi, artinya teh.
  • Ghali, artinya mahal.
  • Rokhir, artinya murah.
  • Mumkin Khosah riyal, artinya mungkin 5 riyal (misalnya kamu ingin menawar).
  • Ibgho wahid, artinya saya ambil satu (saat kamu sudah cocok dengan barang dan harganya).

 

Selain belajar bahasa Arab secara umum seperti di atas, kamu juga harus tahu tentang budaya atau kebiasaan di sana dalam berbahasa. Misalnya panggilan seperti apa yang baiknya digunakan. Seperti dalam situasi belanja, kamu bisa memanggil pedagangnya dengan “Muhammad” karena mereka lebih suka dipanggil seperti itu kalau kamu ngga tahu namanya. Dengan panggilan yang biasa digunakan dan lebih disukai, maka bisa memudahkan kamu dalam aktivitas komunikasi dengan orang Arab di tanah suci nanti. Selamat belajar!

2
Ica Khaerunisah
Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *