Salsabila A a wanderer and a writer

BEGINI PERJUANGAN MUSLIM ISRAEL DI TANAH SUCI

1 min read

BEGINI PERJUANGAN MUSLIM ISRAEL DI TANAH SUCI

Israel dikenal sebagai musuh dunia Arab, bahkan oleh umat Islam di seluruh dunia. Padahal, di negara yang mayoritas penduduknya memeluk agama Yahudi tersebut, masih ada segelintir umat Islam yang bertahan dengan keimanan mereka walau berkewarganegaraan Israel. Muslim Israel ini umumnya adalah bangsa Arab Palestina yang tinggal dan bekerja di negara Yahudi.

 

Keinginan mereka menunaikan ibadah haji memang agak sulit buat terealisasi. Pasalnya, nggak ada kesepakatan tentang masalah haji antara Israel dan Saudi. Aturan dari Kerajaan Saudi akan menolak visa di paspor Israel. Padahal, tiap tahunnya ada lima ribu jamaah asal Israel yang menyambangi Tanah Suci untuk berhaji. Orang Israel yang mau pergi haji harus mendapat visa sementara dari negara tetangga terdekat, dalam hal ini adalah Yordania. Pemerintah Yordania telah memberi izin penggunaan paspor sementara buat warga Israel yang mau menunaikan ibadah haji.

 

Warga berpaspor Israel sendiri nggak diakui negara-negara Arab kecuali Mesir dan Yordania. Hal ini masih ada hubungannya dengan perjanjian damai yang dilakukan dua negara tersebut dengan Israel. Tapi, Duta Besar Arab Saudi untuk Yordania, Amman Sami Al-Saleh tetap menegaskan Saudi nggak akan menerima paspor Israel. Kalau ada warga muslim Israel yang mau datang ke Arab Saudi untuk berhaji, mereka harus menggunakan paspor sementara dari pemerintah Yordania.

 

Di Tanah Suci sekalipun, umat Islam Israel harus berperang dengan takut karena mereka masuk wilayah musuh. Negara ini memang telah dianggap sebagai penjahat kakap di mata negara-negara Arab, termasuk Saudi, Suriah, Iran, Irak dan terutama Palestina. Dunia sudah kepalang mencap Israel sepenuhnya Yahudi. Padahal, nyatanya nih ada 1.2 juta muslim yang mendiami Israel bagian Timur dan Utara.

 

Banyak yang nggak tahu fakta ini dan mendiskriminasi muslim asal Israel di luar negeri. Saat menunaikan ibadah haji, misalnya, kalau ada yang nanya mereka berasal dari mana, maka jawaban yang diberikan adalah Palestina, bukan Israel. Kebayang dong kalau mereka jawab asalnya dari Israel? Bisa-bisa langsung dikejar dan dihakimi massa sebagai teroris!

 

Kita hanya bisa mendoakan semoga muslim Israel yang menunaikan ibadah haji ini bisa jadi pelopor dakwah dan turut menyebarkan agama Islam di negara mereka. Tujuannya tentu agar jumlah umat muslim yang ada di Israel bisa bertambah dan memiliki keimanan yang kuat. Dengan begini, keyakinan batil di sana bisa berubah. Aamiin.

 

 

 

Oleh: Wahyu Tri Utami

image: www.timesofisrael.com

 

3
Salsabila A
Salsabila A a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *