BEDA HAJI PLUS DENGAN HAJI REGULER

1 min read

BEDA HAJI PLUS DENGAN HAJI REGULER

Jika kita ingin melaksanakan Haji pertama kali, kita masih dibingungkan dengan dua perbedaan yaitu antara Haji reguler dan Haji khusus. Nampak sekali perbedaan harga antara keduanya. Seperti kelas melati dan bintang dalam perhotelan. Walaupun dalam Islam sendiri dahulunya tidak pernah membedakan antara Hajinya orang kaya dan orang miskin. Namun seiring perkembangan zaman dengan sarana transportasi dan akomodasi yang berkembang, budaya matrialistis dan bisnis sedikit demi sedikit telah mulai mewarnai proses perjalanan ibadah Haji ini.

 

Di Indonesia jamaah calon Haji dibedakan menjadi dua bagian, yaitu ONH reguler dan ONH plus. Perbedaan utamanya terletak di cara pendaftaran, fasilitas yang didapat, dan besarnya biaya, tidak lupa tentunya pelayanan juga akan berbeda. Biasanya biaya calon haji ONH plus lebih besar hingga dua kali lipat ketimbang ONH reguler. Selain itu, fitur ONH plus lainnya yakni:

  1. Masa tunggu lebih cepat

  2. Masa tinggal di Saudi lebih singkat

  3. Biaya akomodasi dan konsumsi seluruhnya ditanggung penyelenggara

  4. Penginapan lebih komplet fasilitasnya dan lebih dekat ke lokasi prosesi Haji, misalnya di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

  5. Mendapat bimbingan ibadah Haji lebih ekslusif karena anggota rombongan lebih sedikit.

Kalau dalam urusan daftar tunggu atau disebut waiting list, memang tidak ada perbedaan, walaupun jamaah Haji plus tetap harus ikut antrian daftar tunggu cuma waktunya memang lebih singkat dibanding jamaah Haji reguler. Daftar tunggu merupakan daftar berisi calon haji yang telah mendapatkan nomor porsi. Calon haji ini tinggal menunggu keberangkatan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Secara umum calon Haji masuk daftar tunggu jika:

 

  1. Kuota telah habis walau biaya haji sudah lunas

  2. Belum melunasi biaya haji ketika tiba waktunya berangkat (akan diikutkan pada musim haji berikutnya)

  3. Sudah melunasi biaya haji tapi gagal berangkat karena alasan tertentu, misalnya gangguan kesehatan atau hamil (akan diikutkan pada musim haji berikutnya).

4
dennistutuko