Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

BAGAIMANA KALAU JAMAAH HAJI TIDAK MELEMPAR JUMROH?

1 min read

BAGAIMANA KALAU JAMAAH HAJI TIDAK MELEMPAR JUMROH?

Kisah yang dilalui oleh Nabi Ibrahim dan keluarganya tidak pernah mudah. Selalu ada cobaan, salah satunya gangguan dari setan-setan. Pernah dengarkah kamu tentang sejarah melempar jumroh? Kalau kamu sudah pernah dengar, pasti tahu kalau lempar jumroh dilakukan Nabi Ibrahim dan keluarganya saat mendapat godaan dari setan. Godaan untuk tidak melaksanakan perintah Allah menyembelih Nabi Ismail. Ya, memang ritual lempar jumroh itu bermakna untuk memerangi setan. Lalu bagaimana kalau dalam pelaksanaan haji, jamaah tidak melempar jumroh?

 

Hukum melempar jumroh adalah wajib. Dalam riwayat yang disampaikan oleh Ibnu Abbas ra diperintahkan untuk mengerjakan manasik. Beliau ditemani oleh Jibril as menuju Al-Jumrah Al-‘aqobah, kemudian setan menghalanginya. Lalu Ibrahim melemparnya dengan tujuh kerikil kecil hingga pergi. Setan pun menghalanginya lagi ketika sampai di al-jumrah al-wustha, maka Ibrahim pun melemparnya lagi dengan tujuh kerikil. Jadi, kalau karena alasan tertentu jamaah haji tidak melempar jumroh, maka jamaah haji harus membayar dam karena hukumnya wajib.

 

Kapan jamaah haji yang tidak melempar jumroh bisa membayar dam? Hal itu bisa dilakukan setelah selesai melaksanakan ibadah haji. Kamu yang akan membayar bisa dengan menggunakan beberapa cara. Pertama, melalui konter yang disediakan PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi. Kedua, melalui mukimin dengan menitipkan sejumlah uang. Ketiga, dengan membeli dan menyaksikan sendiri penyembelihannya.

 

Yap, tidak melempar jumroh atau tidak melaksanakan ritual haji yang hukumnya wajib lainnya akan membuat kamu kena dam. Kamu harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membayarnya, juga memakan lebih banyak waktu lagi. Jadi, kalau kamu tidak ingin seperti itu, usahakan sebaik mungkin untuk melaksanakan semua ritual haji dengan lengkap tanpa celah. Selain itu, melaksanakan ibadah haji dengan lengkap pasti akan memberikan kamu perasaan mantap.

 

Nah, untuk persiapan melaksanakan lempar jumroh, jangan lupa untuk mengumpulkan batu-batuan atau kerikil dari tanah Muzdalifah. Sebelum melaksanakan lempar jumroh, nanti kamu akan singgah dan bermalam dulu di Muzdalifah. Saat itulah kamu bisa mengumpulkan batu-batuan dari sana. Tanah Muzdalifah cukup luas yaitu sekitar 12,25 km persegi. Jadi, kamu ngga perlu khawatir berebut memungut batu-batuan dengan jamaah lain di sana.

 

Selain mengumpulkan kerikil, jangan lupa untuk memanfaatkan waktu bermalam di Muzdalifah sebaik mungkin. Pastikan kamu beristirahat dengan cukup. Setelah melaksanakan beberapa ritual haji pasti kamu lelah. Apalagi dengan cuaca seperti Arab yang ngga biasa bagi tubuh kamu. Jangan sampai kamu kelelahan dan sakit karena itu bisa menjadi penyebab kamu tidak melempar jumroh keesokan harinya. Jadi, jangan lupa jaga kesehatan ya...

2
Ica Khaerunisah
Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *