Responsive image
0
0
0

BUKA TABUNGAN HAJI, PERHATIKAN INI

Sebagai perjalanan ibadah yang jauh dari tanah air, ibadah haji memerlukan fisik dan finansial yang cukup untuk menunjang kegiatan ibadah kita. Agar terasa lebih mudah untuk membiayai ibadah kita, membuka tabungan haji adalah salah satu cara yang baik karena kita dapat dengan fokus menyisihkan uang kita. Dengan usaha yang disiplin dan konsisten, maka pergi haji akan semakin mudah. Namun sebelum pada akhirnya membuka tabungan haji, ada baiknya memperhatikan poin penting berikut ini.

 

Mengetahu rincian biaya haji. Biaya naik haji setiap tahun cenderung meningkat dipengaruhi oleh inflasi yang terjadi. Namun hal sebaliknya terjadi antara tahun 2014 dan 2015 di mana biaya haji mengalami penurunan. Di tahun 2014 biaya haji sebesar Rp 41 juta sedangkan tahun 2015 adalah sebesar Rp 34 juta. Biaya tersebut termasuk biaya tiket, pajak bandara, layanan penumpang, biaya pemondokan, dan uang saku ditambah dengan indirect cost. Juga perhatikan biaya di tiap embarkasi yang berbeda-beda.

 

Surat izin masuk Arab Saudi (tasreh). Merupakan surat izin masuk ke Arab saudi sebagai calon jamaah haji. Tasreh ini mirip seperti visa. Jika kita berangkat haji yang dikordinasikan oleh pemerintah, sudah pasti kita memiliki tasreh. Berbeda dengan yang pergi haji sendiri atau lewat travel agent ilegal yang tidak diketahui oleh pemerintah, mereka tidak akan memiliki tasreh. Konsekuensinya adalah jika ketahuan di bandara keberangkatan, maka mereka bisa ditolak terbang. Jika ketahuan di Arab Saudi, mereka tidak akan diizinkan untuk melakukan kegiatan ibadah haji dan tidak ada yang mengurusi. Maka fungsi tarseh ini sangat penting, dan sudah seharusnya kita mematuhi peraturan dengan berangkat haji secara legal.

 

Kuota haji, merupakan jumlah batasan yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi untuk setiap negara yang akan memberangkatkan jamaahnya ke tanah suci. Indonesia sendiri tahun 2017 mendapatkan kuota sebesar 221.000 jamaah dan selalu penuh, bahkan kita harus menunggu di waiting list sebelum akhirnya berangkat mengingat Indonesia adalah negara mayoritas beragama Islam.

 

Nomor urut pendaftaran, merupakan nomor yang menentukan kapan kita bisa berangkat ibadah haji. Nomor ini diterbitkan oleh Kementerian Agama dan hanya diperuntukkan bagi orang yang bersangkutan. Oleh karena itu nomor ini tidak bisa dialihkan kepada orang lain.

 

Setelah mendapatkan nomor pendaftaran, calon jamaah akan masuk daftar tunggu dan menunggu keberangkatan sesuai dengan kuota yang tersedia. Calon haji dapat masuk ke daftar tunggu apabila kita tidak masuk ke dalam kuota walau kita sudah melunasi biaya haji, biaya haji kita belum lunas saat waktunya berangkat dan sudah melunasi biaya namun gagal berangkat karena berbagai alasan maka akan diikutkan ke dalam kuota haji tahun berikutnya.

Artikel Rekomendasi