Responsive image
0
0
0

PERATURAN THAWAF TERBARU

Peraturan yang diterapkan di Masjidil Haram saat ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, maka bagi kita yang ingin menunaikan ibadah umrah tahun 1439 H harus tahu aturan baru yang diterapkan pengelolah Haji dan Umrah di Masjidil Haram Makkah.

Dimana aturan baru yang diterapkan tersebut adalah bagi jamaah Umrah yang berada di sekitar Kabah baik untuk thawaf, shalat dan berdoa wajib menggunakan kain ihram, jika ada jamaah yang mengenakan pakaian biasa mencoba untuk masuk lewat pintu khusus menuju ke Kabah tentu saja dia akan di cegat oleh askar penjaga pintu dan diusir keluar.

Sesuatu yang berbeda dari musim Umrah ditahun lalu adalah semua jamaah wajib menggunakan kain ihram ketika berada di sekitar Kabah baik untuk thawaf, shalat dan berdoa di hijir ismail dan hajar aswad, peraturan ini dibuat untuk menghindari kepadatan sekitar Kabah walaupun banyak juga jamaah yang bukan untuk melaksanakan Umroh memakai pakaian ihrom hanya untuk bisa berdoa di Mulatazam atau Hijir Ismail.

Dengan peraturan baru tersebut jadi jamaah Umrah yang tidak berihram akan diarahkan untuk thawaf di lantai dua. Dimana aturan atau larangan tersebut sudah terlihat di pintu masuk Masjidil Haram dan beberapa gate hanya bisa dilewati bagi jamaah yang menggunakan ihram

Aturan tersebut diterapkan untuk mengurangi kepadatan jamaah yang ingin thawaf di area Kabah karena saat ini sedang ada pengerjaan Sumur Zam-zam. Entah peraturan ini bersifat sementara atau permanen karena belum ada kejelasan yang pasti tentang peraturan ini.

Jika dilihat memang dengan peraturan ini ada sisi positifnya, dimana aturan baru ini kabah terlihat tidak sesak oleh jamaah yang tidak thawaf, sehingga thawaf tetap lancar sekalipun sempit akibat proyek sumur zam-zam disekitar kabah. Tapi tentu saja negatifnya adalah jamaah yang ingin melakukan thawaf ziarah harus menempuh jarak thawaf yang jauh mencapai 2 atau 3 kali lipat