Responsive image
0
0
0

KLINIK HAJI JAMAAH INDONESIA DI MADINAH

Bagi para jamaah haji atau umroh yang sedang melakukan ibadah di Madinah, tidak perlu khawatir soal kesehatan. Salah satu klinik di Madinah yaitu Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sudah siap memberikan pelayanan kesehatan kepada para jaamah umroh. Pihak klinik sudah dapat memastikan bahwa semua pelayanan, jenis obat-obatan dan tenaga kerja yang digunakan sudah sesuai dengan peraturan yang ada di negara Arab Saudi.

 

 

Di sini pihak klinik sudah menyediakan 9 mobil layanan kesehatan untuk memudahkan jamaah haji dalam menjalankan ibadahnya. Lima mobil dikhususkan berada di area pemondokan jamaah haji. Hal tersebut dilakukan agar ketika ada jamaah haji yang sedang sakit bisa langsung ditangani dengan cepat tanpa harus membawanya ke klinik.

 

 

Selain lima mobil yang disiagakan di lokasi pemondokan, empat mobil lainnya berada di dalam area klinik. Jika ada pasien yang memerlukan penanganan khusus dari tim medis, maka pihak KKHI akan langsung merujuk ke salah satu rumah sakit dari lima rumah sakit yang ada di kota Madinah. Rumah sakit tersebut sudah menyatakan siap melakukan kerjasama dengan pihak klinik Indonesia jika dibutuhkan, demi kelancaran ibadah umroh para jamaah nya.

 

 

Rata-rata jamaah haji adal Indonesia yang sakit ketika menjalani ibadah umroh di Madinah mengalami gangguang kesehataan bawaan dari tanah air. Ada beberapa pasien yang diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes, jantung, vertigo dan sebagainya. Jadi tidak semua jenis penyakit yang diderita jamaah asal Indonesia tersebut dikarenakan cuaca atau kondisi di negara Arab yang mayoritas mengalami panas sepanjang hari.

 

 

KKHI sendiri berusaha untuk memaksinalkan pelayanan mereka kepada para jamaah haji dari Indonesia. Klinik ini memberikan pelayanan selama 24 jam penuh. Di malam hari KKHI tetap mesiagakan para pekerjanya dengan menempatkan mereka di beberapa titik penjagaan. Seperti satu di unit gawat darurat, satu di bagian pengecekan kesehatan dan satu di bagian penerimaan pasien.

 

 

Semua kebutuhan di klinik seperti peralatan, perlengkapan dan tenaga kerja sebisa mungkin semakain dilengkapi oleh pihak KKHI. Kini KKHI sudah memiliki 54 ranjang pasien yang akan digunakan untuk berbagai kepentingan. Mulai dari kepentingan untuk memeriksa pasien, digunakan untuk pasien yang harus dirawat jalan hingga pasien yang harus menjalani proses isolasi. Klinik ini berusaha sebisa mungkin untuk memenuhi semua kebutuhan para pasien jamaah haji asal Indonesia.

 

 

Sedangkan untuk pasokan obat-obatan, pihak KKHI sudah melakukan sistem plot untuk sekali musim haji. Jadi keamanan obat-obatan yang digunakan akan terjamin karena hanya digunakan untuk sekali musim haji. Selain itu, di Makkah juga sudah tersedia klinik kesehatan jamaah haji Indonesia. Jadi baik di Madinah ataupun di Makkah, para jamaah haji sudah terjamin akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai selama menjalankan ibadah umroh.