Responsive image
0
0
0

TEHNIS PELAKSANAAN HAJI QIRON

Seseorang dikatakan melaksanakan Haji dengan cara Qiran adalah manakala dia melakukan ibadah Haji dan Umrah digabung dalam satu niat dan gerakan secara bersamaan, sejak mulai dari berihram.

Sehingga ketika memulai dari miqat dan berniat untuk berihram, niatnya adalah niat berhaji dan sekaligus juga niat berumrah. Kedua ibadah yang berbeda, yaitu Haji dan Umrah, digabung dalam satu praktek amal. Dalam peribahasa kita sering diungkapkan dengan ungkapan, sambil menyelam minum air.

Praktek menggabungkan ibadah haji dengan ibadah umrah dibenarkan oleh Rasulullah SAW berdasarkan hadits nabawi berikut ini.

Aisyah radliallahu anha berkata: "Kami berangkat bersama Nabi SAW pada tahun Haji wada' (perpisahan). Diantara kami ada yang berihram untuk Umrah, ada yang berihram untuk Haji dan Umrah dan ada pula yang berihram untuk Haji. Sedangkan Rasulullah SAW berihram untuk Haji. Adapun orang yang berihram untuk Haji atau menggabungkan Haji dan Umrah maka mereka tidak bertahallul sampai hari nahar (tanggal 10 Dzul Hijjah) ". (HR. Bukhari) Tentunya karena Qiran itu adalah umrah dan haji sekaligus, maka hanya bisa dikerjakan di dalam waktu-waktu haji, yaitu semenjak masuknya bulan Syawwal.

Pelaksanaan ihram Haji untuk jamaah Haji gelombang I, miqot hajinya di Bir Ali/ Dzulhulaifah di Madinah. Sedangkan bagi jamaah haji gelombang II, miqot hajinya bisa di atas pesawat saat melintasi Yalamlam atau di Bandara King Abdul Aziz - Jeddah. Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum melaksanakan ihram Haji Qiron yaitu:

a. Bersuci yaitu mandi dan wudhu

b. Berpakaian ihram

c. Sholat Sunah Ihram 2 rakaat

d. Niat Haji (lihat Niat Haji)

Ketika kita sudah meniatkan Haji maka detik itu pula larangan-larangan ihram berlaku hingga pelaksanaan tahallul awal (melontar jamrah Aqobah dan mencukur rambut) selesai.

Kemudian setelah miqot Haji selesai maka jamaah Haji akan diberangkatkan menuju Makkah. Selama dalam perjalanan dianjurkan perbanyak bertalbiyah dan berdzikir.

Sesampai di Makkah, jamaah Haji akan mempersiapkan pelaksanaan thawaf. Adapun yang dilakukan sesampai di Masjidil Haram sebagai berikut :

1. Masuk Masjid dan berdoa dengan Doa Masuk Masjidil Haram

2. Melihat Ka'bah dan berdoa dengan Doa Melihat Ka'bah

3. Melaksanakan Thawaf Qudum dan berdoa dengan Doa Thawaf

4. Selesai Thawaf, boleh melaksanakan Sai dan berdoa dengan Doa Sa'i . Tetapi tidak diakhiri dengan tahallul atau mencukur rambut.

Jika jamaah Haji Qiron ini thawaf qudum kemudian dilanjutkan dengan sa'i maka ketika thawaf ifadhah tidak perlu sa'i lagi. Jika melaksanakan thawaf saja tanpa sa'i maka ketika thawaf ifadhah disertai dengan sa'i.

Selanjutnya selama di Makkah sambil menanti waktu wukuf tetap dalam keadaan ihram dan larangan-larangan ihram masih tetap berlaku sampai pelaksanaan tahallul awalnya selesai.

Setelah tiba hari H maka jamaah Haji yang melaksanakan ibadah Haji dengan cara qiran ini mempersiapkan diri menuju Arofah Tanggal 8 DZulhijjah untuk wukuf, dan tidak perlu mempersiapkan diri untuk niat ihram hajinya lagi, seperti halnya Haji tamattu' karena mereka masih dalam kondisi berihram. Pelaksanaan Haji qiran sama dengan haji ifrad. Selanjutnya proses ibadah hajinya sama seperti pelaksanaan haji tamattu.

Menjelang siang hari jamaah Haji akan diberangkatkan ke Arofah oleh Maktab dengan bis secara bergilir biasanya sesuai urutan hasil qur'ah atau undian Ketua Kloter dengan Maktab. Tiba di Arofah (berdoa dengan Doa masuk Arofah ) secara bergelombang biasanya sampai malam hari. Jamaah Haji sebaiknya banyak istirahat untuk persiapan wukuf esok hari.

Lalu dipagi hari tanggal 9 Dzulhijjah setelah makan pagi sebaiknya jamaah Haji beristirahat (1-2 jam) mungkin semalam tidak bisa tidur agar tubuh segar dan tidak mengantuk selama wukuf.

Waktu wukuf ini dimulai dari tergelincir matahari sampai terbenam matahari. Saat wukuf merupakan waktu mustajabah untuk berdoa jangan disia-siakan hanya dengan tidur. Kegiatan selama wukuf: Mendengarkan Khubat Wukuf. Untuk sholat selama wukuf bisa dijamak dan Qoshar

Sore hari setelah maghrib jamaah Haji akan diberangkatkan menuju Muzdalifah untuk mabit disana. Pemberangkatan secara bergelombang sesuai urutan.

Sesampai di Muzdalifah (berdoa dengan Doa Ketika Sampai di Muzdalifah ), jamaah haji akan ditempatkan dalam suatu area terbuka dimana area tersebut berpagar dan hanya diberi tanda dengan Nomor Maktab. Pintu masuk berbeda dengan pintu keluar. Selama mabit di Muzdalifah, jamaah Haji bisa mencari kerikil untuk melontar jumrah Aqobah sebanyak 7-10 butir. Jika melontar jamrah sampai tanggal 13 Dzulhijjah maka jumlah kerikil yang dikumpulkan sebanyak 70 butir kerikil.

Kemudian setelah lewat tengah malam jamaah Haji akan diberangkatkan lagi menuju ke kemah di Mina untuk melaksanakan melontar jamrah.

Sesampainya di Mina jamaah Haji akan dibagi tenda berdasarkan kloter untuk beristirahat untuk jamaah Haji Qiron bersegeralah melaksanakan melontar jamrah aqobah agar bisa segera melaksanakan Tahallul Awal sehingga bisa terbebas dari larangan ihram. Sebaiknya minta mutawwif untuk memandu jalan ke jamarat.

Setelah melontar jamrah Aqobah carilah tempat untuk melaksanakan Tahallul Awal dengan mencukur rambut minimal 3 helai rambut. Setelah itu pulang kembali ke tempat kemah. Jika kita telah melaksanakan Tahallul Awal maka pakaian ihram bisa dilepas dan bisa berpakaian biasa. kita sudah terbebas dari larangan-larangan ihram kecuali hubungan suami istri. Kemudian kita perbanyakistirahat guna mempersiapkan diri untuk melontar jamrah Ula, Wustha dan aqobah pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Setelah selesai melaksanakan melontar jamrah baik mengambil nafar awal ataupun nafar tsani. jamaah Haji akan pulang ke pondokan di makkah

Setelah pulang dari Mina, jamaah Haji Qiron ini masih harus menyempuranakan Rukun Haji yaitu melaksanakan Thawaf Ifadhah dan Sa'i di Masjidil Haram tanpa mencukur rambut lagi. Jika ketika melaksanakan Thawaf Qudumnya disertai dengan sa'i maka thawaf ifadhanya tidak perlu lagi dengan sa'i

Selesailah pelaksanaan ibadah Haji dengan cara Qiron yang kita kerjakan.

Artikel Rekomendasi