Responsive image
0
0
0

JADWAL RENCANA PEMBERANGKATAN HAJI 2018

Bagi sebagian orang yang sudah menanti-nantikan hari dimana mereka akan berhaji, pasti akan terus memantau jadwal Rencana Pemberangkatan Haji (RPH). Karena dengan adanya RPH ini, maka Calon Jamaah Haji yang akan berangkat dapat memprsiapkan segala kebutuhan mereka di tanah suci.

 

Terbitan surat Rencana Pemberangkatan Haji (RPH) tahun 1439 H/2018 M  yang dikeluarkan resmi oleh Pelayanan Haji Dalam Negeri terbagi menjadi tiga fase perjalanan sebagai berikut:

 

1. Fase pertama: pemberangkatan 30 hari

Gelombang I dengan tujuan Madinah selama 4 hari. Dimulai tanggal 16 Juli 2018 – 29 Juli 2018.

Gelombang II dengan tujuan Jeddah selama 16 hari. Dimulai tanggal 30 Juli 2018 – 15 Agustus 2018.

 

2. Fase kedua: pemulangan 30 hari

Gelombang I dari Bandara KAAIA Jeddah perjalanan selama 15 hari. Dari tanggal 26 Agustsu 2018 – 7 September 2018.

Gelombang II dari Madinah dengan perjalanan selama 15 hari. Dari tanggal 8 September 2018 – 24 September 2018.

 

3. Fase ketiga: Wuquf

Dimulai pada tanggal 9 Dzulhijjah (Senin, 20 Agustus 2018) berdasarkan kalender Ummul Quro`.

 

Jadwal RPH 2018 akan mengatur waktu para jamaah haji dimulai dari memasuki asrama haji pada tanggal 16 Juli 2018. Lalu dilanjutkan dengan masa operasional penerbangan haji, proses ibadah haji, perpindahan jamaah haji antar kota, hingga waktu pemulangan kloter yang terakhir.

 

Setelah pemerintah Arab Saudi menetapkan besarnya kuota jamaah haji asal Indonesia, maka diputuskan masa operasinal pemberangatan dan pemulangan masing-masing kloter selama 30 hari. Dan masa tinggal para jamaah haji di Arab Saudi maksimal selama 41 hari.

 

Penerbangan Kloter Pertama pada tanggal 17 Juli 2018 tujuan Bandara Madinah. Penerbangan Kloter Terakhir pada tanggal 15 Agustus 2018 tujuan Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Pemulangan Kloter Pertama pada tanggal 26 Agustus 2018 dari Bandara Jeddah. Pemulangan Terakhir pada tanggal 24 September 2018 dari Bandara Madinah.

 

Pihak pemerintah Arab Saudi sudah mempersiapkan semua keperluan para Jamaah Haji asal Indonesia yang akan diberangkatkan pada tahun 2018. Misalnya saja seperti jenis dan kapasitas serta jumlah armada pesawat yang akan digunakan. Pesawat-pesawat yang sudah ditentukan ini nantinya akan digunakan ke seluruh bandara embakarsi haji.

 

Pemerintah Arab Saudi juga akan mempersiapkan asrama haji yang akan digunakan. Seperti jumlah daya tampung, slot time yang akan dibersihkan serta perputaran masa tinggal di Madinah untuk melaksanakan shalat Arba`in.

 

Di asrama haji, para jamaah haji akan mendapatkan pelayanan terpadu seperti proses Custom Immigration and Quanrantine (CIQ) serta city check-in, pembagian uang living cost, teknis-teknis pemantapan manasik serta penyerahan seputar perlengkapan haji lainnya. Dengan begini diharapkan ibadah haji para jamaah akan lancar dan khusyuk mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan.

 

Artikel Rekomendasi