Responsive image
0
0
0

MUSEUM YANG HARUS DIDATANGI SAAT DI TANAH SUCI

Sudah memiliki niat untuk pergi haji, sudah memiliki cukup kemampuan untuk berangkat, namun mengapa belum juga terealisasikan niat tersebut? Mengapa belum terketuk untuk pergi menjalankan rukun Islam yang kelima tersebut? Padahal Allah menjamin surga dan banyak kebaikan dan rahmat untuk para tamunya yang datang untuk menjalankan ibadah haji. Selain itu, setelah ibadah haji atau umroh selesai, kita bisa berjalan jalan menyambangin tempat tempat yang sarat akan makna dan sejarah. Salah satunya adalah museum-museum yang harus kita datangi saat berada di tanah suci. Museum apa saja kah itu?

 

Yang pertama adalah Museum Asmaul Husna atau The Beautiful Names of Allah Exhibition. Di sini kita akan mengetahui, mempelajari dan memaknai nama nama Allah. Di sana kita akan melihat dengan lebih dekat bagaimana kebesaran Allah dan bagaimana kecilnya kita sebagai manusia di dunia. Karena di sana terdapat replika mengenai alam raya kita. Juga ditampilkan informasi soal fenomena alam seperti gunung meletus, tsunami, dan lain sebagainya yang menampakkan kekuasaan Allah, bahwa jika Allah berkehendak maka terjadilah. Di dinding museum, ditempeli 99 nama Allah beserta arti dan penjelasannya. Jangan khawatir, pasti terdapat pemandu wisata yang bisa berbahasa Indonesia, biasanya adalah mahasiswa yang sedang menimba ilmu di Arab Saudi. Museum ini juga tidak jauh dari Masjid Nabawi sehingga memudahkan kita untuk beribadah di sana sebelum atau sesudah mengunjungi museum ini. Dan, untuk masuk ke museum  ini juga tidak dipungut biaya. Semoga dapat menambah kecintaan dan keimanan kita kepada Allah SWT.

 

Museum yang kedua adalah Museum Arsitektur Dua Masjid Suci atau Exhibition of Two Mosques Architecture. Di sini kita bisa melihat tangga ka'bah yang terbuat dari kayu saaj yang digunakan sekitar tahun 1240 hijriah. Terdapat pula ayat-ayat Al Quran yang dipahat di bebatuan, ada pula contoh display Maqom Ibrahim. Selain itu adapula kiswah atau selimut ka'bah beserta alat pembuatannya (pemintal) yang usianya sudah ribuan tahun. Selanjutnya ada sumur air zamzam yang lengkap dengan ember dan tali, sumur tersebut terbuat dari besi yang kuat.

 

Kemudian ada Museum Al Madinah Al Munawwarah Mariz Al Iman. Museum ini dulunya adalah toko kurma yang berada di samping Masjid Quba Madinah. Di museum ini kita dapat mempelajari sejarah sejak zaman sebelum nabi hingga saat ini. Maka di sana banyak dipajang foto dan penjelasan situasi Madinah. Adapula maket kota Madinah yang berlatar zaman Turki Utsmani beserta rencananya membuat jalur kereta api antara Madinah dan Turki.

 

Itulah setidaknya tiga museum yang ada di tanah suci yang bisa kita sambangi untuk mendapatkan lebih banyak ilmu dan pengalaman. Nah, pergi haji atau umroh bukan sekedar mendapatkan pahala bukan? Tapi ilmu dan pengalaman yang mengesankan. Yuk, tunggu apalagi.

Artikel Rekomendasi