Responsive image
0
0
0

JENIS PASSPOR YANG DIKELUARKAN UNTUK UMROH

Passport merupakan dokumen perjalanan yang harus dimiliki oleh setiap calon jamaah Umroh sebelum berangkat, biasanya pengurusan passport ini diserahkan oleh jamaah masing masing untuk mengurusnya, begitu juga untuk pembuatan kartu kuning atau suntik meningitis. Maka sebelum jamaah mengurus passport, sebaiknya jamaah harus mengetahui jenis passport yang dikeluarkan oleh pihak imigrasi
1. Paspor biasa ( paspor hijau ) : Ini adalah jenis paspor yang banyak di miliki masyarakat umum di indonesia, paspor biasa digunakan untuk yang ingin berkunjung ke negeri lain atau melaksanakan Umroh. Paspor biasa terbagi menjadi 2 paspor yaitu paspor biasa dan paspor biasa elektronik ( e-paspor ). Masa berlaku paspor ini adalah 5 tahun maka kita harus memperpanjangnya setiap 5 tahun sekali, jika kita tidak memiliki paspor ini maka kamu dapat mengajukan paspor secara manual yaitu langsung ke kantor imigrasi untuk mendaftar atau secara online.
2. Paspor Dinas ( paspor biru ) : Paspor dinas adalah paspor yang dikeluarkan bagi PNS dan konsulatan pemerintahaan yang ingin melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Sebelum kamu mengajukan permohonan paspor ini maka banyak hal yang perlu kamu lampirkan misalnya surat bukti kelulusan beasiswa, LoA, ijin atasan, SP setneg, guarantee letter dan sebagainya. Paspor ini tidak bersifat diplomatik.
3. Paspor Diplomatik : Paspor diplomatik adalah paspor yang dikeluarkan oleh kementrian luar negeri kepada seseorang untuk melakukan perjalanan diplomatik dan ini yang menjadi perbedaan antara paspor diplomatik dan dinas.
Melihat dari fungsinya yang berbeda paspor memang di bagi menjadi beberapa jenis, 3 jenis di atas adalah paspor yang biasa digunakan oleh banyak masyarakat indonesia. Paspor yang lebih banyak digunakan pada masyarakat umum ialah paspor biasa yang berwarna hijau.
Calon jamaah Umroh yang akan mengurus passport bisa meminta kepada pihak travel untuk menemani kepengurusannya namun tentunya kita harus membayar sejumlah uang tips. Sebab pihak travel memang tidak memasukkan biaya kepungurusan passport kedalam paket biaya perjalanan. Oleh karena nya tidak mengapa kita mengurus sendiri dokumen perjalanan ini, hitung hitung sekalian menambah pengalaman. 
Dan jika kita memang tidak memiliki waktu untuk mengurus passport, kita bisa mewakilkan kepengurusannya kepada biro jasa, tentunya biaya lewat biro jasa ini bisa mencapai 2 sampai 3 kali lipat biaya jika kita mengurus passport sendiri.

 

Artikel Rekomendasi