Responsive image
0
0
0

CARA URUS VISA UMROH

Terbayang kita bisa berangkat Umroh dengan biaya murah sambil jalan jalan, artinya tidak terikat dengan peraturan travel baik waktu dan kegiatan. Hal yang semacam ini di sebut Umroh Backpacker, namun kita mungkin terbentur dengan persyaratan saat hendak memasuki Arab Saudi, dimana kota suci Makkah dan Madinah berada didalamnya.
Tentu saja Visa adalah salah satu syarat jika kita ingin ibadah Umroh ke Tanah Suci, karena visa merupakan izin masuk kesuatu Negara yang dituju. Mayoritas jamaah Umroh menggunakan jasa travel agent untuk pembuatan visa dan perjalanan selama di Arab Saudi. Namun, kini tak jarang pula jamaah yang Umroh dengan cara backpacker alias Umroh non travel.
Visa Umroh ini sendiri dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi (KBSA) atau konsulat Jenderal Arab Saudi dinegara yang tak memiliki kedutaan. Lalu kapan waktu terbaik untuk kita mengurus visa bila ingin melakukan Umroh secara backpacker? Tentu saja pengurusan visa Umroh tersebut hanya bisa dilakukan pada bulan Safar hingga Ramadhan dalam penanggalan Hijriah, sebab pada bulan Haji semua visa Umroh ditutup.
Jadi visa Umroh itu hanya bisa apply pada bulan Safar hingga Ramadhan. Bahkan Kedutaan Besar Arab Saudi pertengahan Ramadhan itu sudah menutup pengajuan visa Umroh, kemudian setelah bulan Ramadhan, Kedutaan Besar Arab Saudi akan kembali melayani permintaan visa namun hanya khusus visa Haji. Jika kita coba coba datang untuk mengajkan permohonan visa Umroh setelah bulan Ramadhan sudah pasti tak akan dilayani oleh mereka.
Untuk visa prosesnya dari kita mengajukan sampai keluar MOFA, itu diterima muasassah itu paling cepat 6 jam. Kalau respon cepat kita ada yang kenal, bisa beberapa menit. Standarnya 1-2 hari kerja, MOFA (Ministry of Foreign Affairs) adalah voucher konfirmasi dari Kementerian Haji Saudi untuk calon jamaah Umroh. Sebelum mengajukan visa ke KBSA, setiap jamaah harus memiliki MOFA.
Oleh sebab itu kalau kita mengurus visa mepet-mepet gak keluar. Tentu saja cara menyiasatinya, data lengkap kalau bisa 1,5 – 2 bulan sudah masuk data ke travel atau agent kepengurusan visa. Namun masalah kepengurusan visa Arab Saudi di Indonesia ini berbeda dengan Negara Negara lain, dimana jika kita minta visa ke Arab Saudi tak bisa diurus sendiri langsung ke kedutaan. Di Indonesia terlalu banyak mafia mafia perjalanan sehingga kepengurusan visa ke Arab Saudi mesti dibantu oleh travel agent perjalanan. Entah ini kebijakan kedutaan Saudi sendiri atau ada kerjasama dengan travel agent.

 

Artikel Rekomendasi