Salsabila A a wanderer and a writer

APA HUKUMNYA WANITA HAID YANG SEDANG IHRAM?

1 min read

APA HUKUMNYA WANITA HAID YANG SEDANG IHRAM?

Ngga selamanya perjalanan untuk menuju Tanah Suci berjalan mulus. Selalu adaa aja kendala atau hal yang jadi keresahan sebelum atau selama perjalanan. Salah satunya adalah masalah haid pada wanita. Ngga sedikit juga yang akhirnya meminta obat tertentu untuk menunda waktu haid agar dapat melakukan ibadah dengan lancar. Tapi kalau ternyata tetap aja datang bulannya? Yha piye..

 

Tapi ternyata buat kamu yang punya keresahan serupa, ngga perlu khawatir. Ada hukum yang memiliki kaitan dengan wanita haid pada saat melakukan ihram saat haji dan umroh. Riwayat Musim Jabid bin Abdullah RA  1210 menjelaskan dalam hadist, sempat pada suatu ketika Asma binti Uwais tengah nifas di Dzuhulaifah. Namun meskipun sedang mengalami nifas, Rasulullah Sallahu ‘Alaihi Wasallam meminta Abu Bakar Radhiallahu Anhu untuk memerintah Asma mandi dan tetap melaksanakan ihram. Hal ini memperlihatkan jika nifas dan haid tidak menghalangi wanita yang sedang haid ataupun nifas untuk melakukan ihram.

 

Meskipun begitu, kamu harus mengetahui bahwa terdapat sedikit perbedaan. Bagi wanita yang sedang haid, ihram dapat terus dilanjutkan. Hanya saja thawaf dan juga sholat dua rakaat tidak diperbolehkan sampai haid selesai dan jama’ah yang sedang haid melakukan mandi besar atau bersuci. Selain itu jangan khawatir karena amalan seperti doa, dzikir, perkataan, dan tentunya amal sholeh tetap diperbolehkan dan tentunya sah dilaksanakan meskipun wanita sedang haid.

 

Perlu diperhatikan, bahwa melakukan ibadah tentu harus bersih baik hati dan tubuh. Meskipun kamu sedang haid, menjaga kerapian pakaian dan segala atribut lain tetap menjadi pilihan nomor satu. Kamu harus melakukan ihram sesuai dengan hukum sunnah pada umumnya, dan dapat melanjutkan thawaf hingga sa’i di Baitullah setelah melakukan suci atau bersih dari haid. 

 

Hukum di atas tentunya dapat memberikan sedikit gambaran bagi kamu yang mungkin takut terhambat karena haid. Masih ngga yakin? Coba aja tanya ke muthawif kamu saat melakukan ibadah di Tanah Suci. Pastikan bahwa Ibadah di tanah suci berjalan sesuai rencana, dan kamu pun dapat khusyu’ menjalani ibadah tanpa khawatir dengan masalah kewanitaan bulananmu. Jadi, walau lagi berdarah-darah, bukan alasan buat kamu ngga mendekatkan diri sama Allah saat di Tanah Suci atau di mana pun kamu berada. 

 

 

Oleh: Maulida Larasati

Editor: Salsabila Ainurrohman

3
Salsabila A
Salsabila A a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *