Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

6 SYARAT SAH THAWAF YANG HARUS KAMU KETAHUI

1 min read

6 SYARAT SAH THAWAF YANG HARUS KAMU KETAHUI

Sebentar lagi dapat giliran berangkat haji? Wah, selamat ya kamu termasuk salah satu orang yang beruntung. Nah, karena sebentar lagi berangkat haji, jangan sampai lupa ngga memperdalam pengetahuan tentang berbagai rukun haji seperti thawaf. Jangan mengandalkan manasik haji saja ya. Pelajari sendiri juga berbagai hal yang akan kamu lakukan di tanah suci. Untuk itu, berikut ini beberapa syarat sah thawaf:

 

  1. Suci dari hadast besar dan kecil

 

Syarat yang satu ini selalu menjadi syarat sah ibadah dalam agama islam, termasuk untuk ibadah haji. Bukan Cuma badan yang saja harus dalam keadaan suci, tapi juga pakaian yang kamu kenakan. Maka sebelum thawaf pastikan kalau semua yang kamu kenakan bersih.

 

  1. Menutup aurat

 

Kamu pasti sudah tahu mana yang aurat bagi perempuan dan laki-laki. Saat thawaf nanti, jangan sampai lupa memperhatikan aurat kita. Hadist Rasulullah SAW dari Abu Hurairah ra menyebutkan bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq ra pernah mengutusnya waktu memimpin ibadah yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW. Agar setelah tahun itu, tidak boleh (lagi) ada orang musyrik yang menunaikan ibadah haji dan tidak boleh (pula) melakukan thawaf dengan telanjang bulat di Baitullah.

 

  1. Melakukan thawaf tujuh kali putaran sempurna

 

Thawaf dilakukan dengan tujuh kali putaran sempurna seperti yang dilakukan oleh Rasulullah. Syarat sah thawaf ini ditegaskan Ibnu Umar ra, beliau mengatakan: “Datang ke Mekkah, lalu thawaf di Baitullah tujuh kali putaran dan shalat di belakang maqam Ibrahim dua rakaat, melakukan sa’i antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali dan sungguh pada hari Rasulullah Saw itu terapat suri tauladan yang baik bagi kalian.” Maka, kalau seseorang sengaja meninggalkan sebagian dari tujuh putaran itu saat haji maupun umroh, tidaklah cukup. Jamaah tersebut harus menyempurnakannya.

 

  1. Memulai dan mengakhiri thawaf di Hajar Aswad

 

Syarat ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Jabir ra, yaitu “Tatkala Rasulullah SAW tiba di Mekkah, beliau mendatangi Hajar Aswad lalu menjamahnya, kemudian berjalan di sebelah kanannya, lalu berlari kecil-kecil tiga kali putaran pertama dan berjalan biasa empat kali putaran sisanya”.

 

  1. Dilakukan langsung tanpa diselingi pekerjaan lain

 

Jamaah haji harus menyelesaikan 7 kali putaran secara berurutan. Tapi, Rasulullah bersabda: “Ambilah manasikmu. Jika terhenti sejenak untuk berwudhu atau untuk shalat fardhu yang telah dikumandangkan iqamahnya atau untuk beristirahat sejenak maka tinggal melanjutkan kekurangannya. Namun jika terputus dalam waktu cukup lama maka hendaklah memulai lagi dari awal”.

 

  1. Dilakukan di dalam Masjidil Haram dan di luar Hijr Ismail

 

Jadi jelas kalau sampai ada orang yang thawaf di Hijr Ismail maka thawafnya jadi tidak sah.

 

Itulah 6 syarat sah thawaf yang harus diketahui oleh para jamaah. Jangan sampai salah dalam melakukan thawaf karena bisa membuat thawaf jadi ngga sah ya...

3
Ica Khaerunisah
Ica Khaerunisah Penulis lepas yang suka kopi sachet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *