Salsabila A a wanderer and a writer

6 SYARAT BADAL HAJI

1 min read

6 SYARAT BADAL HAJI

Di dalam ibadah haji dan umroh dikenal dengan istilah badal, yaitu mengerjakan haji atau umroh yang pahalanya diberikan untuk orang yang meminta untuk dibadalkan. Setiap musim haji tiba banyak sekali masyarakat Indonesia yang mencari jamaah haji untuk meminta dibadalkan, baik membadalkan dirinya atau orang tuanya yang sedang sakit. Bahkan beberapa yayasan haji menetapkan harga badal haji ini mulai dari 10 juta sampai 20 juta rupiah.

 

Di dalam hukum fikih ada beberapa persyaratan yang ditentukan bagi seseorang yang ingin menerima badal haji ini, diantaranya adalah :

 

  1. Niat orang yang membadalkan

 

Niat orang yang membadalkan ini ada saat ingin berihrom yaitu saya niat berhaji untuk fulan bin fulan dan saya berihrom karena Allah Swt.  Maka menurut mayoritas ulama niat ini bisa juga dilakukan didalam hati.

 

  1. Orang yang meminta dibadalkan ini tidak mampu

 

Maksudnya adalah tidak mampu mengerjakan Haji untuk dirinya sendiri karena sakit yang tidak bisa diharapkan sembuhnya sekalipun ia memiliki harta untuk biaya Haji. Maka jika ia mampu berhaji kemudian meminta dibadalkan hajinya kepada orang lain, ini tidak diperbolehkan sama sekali.

 

  1. Terkena wajibnya Haji

 

Orang yang meminta dibadalkan harus orang yang terkena wajib Haji dimana ia telah memenuhi persyaratan namun memiliki udzur, maka para ahli fikih menyatakan jika ada seseorang fakir miskin kemudian minta dibadalkan Haji kepada orang lain atau dibadalkan Haji oleh orang lain, hal ini tidak diperbolehkan.

 

  1. Sudah pernah berhaji

 

Orang yang membadalkan Haji seseorang haruslah orang yang sudah pernah berhaji, dan jika dia belum pernah berhaji tidak diperbolehkan membadalkan Haji untuk orang lain.

 

  1. Mukallaf

 

Orang yang ingin membadalkan haji untuk orang lain harus mukallaf yaitu sudah baligh dan berakal, kecuali pendapat ulama imam Hanafi yang memperbolehkan orang yang membadalkan anak kecil tapi dengan syarat mumayyaz yaitu sudah bisa membedakan mana yang baik dan buruk namun mayoritas ulama menyatakan tidak sah.

 

  1. Hanya untuk satu orang

 

Orang yang membadalkan Haji hanya untuk satu orang, jadi tidak diperbolehkan seseorang membadalkan Haji untuk beberapa orang dalam satu pekerjaan.

 

 

Oleh: Firman Zamzami Lc

2
Salsabila A
Salsabila A a wanderer and a writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *