sabila ainur a wanderer and a writer

5 TEMPAT FAVORIT RASULULLAH KETIKA BERDOA

1 min read

5 TEMPAT FAVORIT RASULULLAH KETIKA BERDOA

Siapa pun tentu ingin semua doanya diijabah. Memanjatkan doa juga dapat dilakukan di mana saja, bisa ketika sholat, ketika akan pergi bekerja, atau bahkan sebelum mata terpejam di kala malam.

 

Tapi tahukah kamu ternyata salah satu adab berdoa supaya mustajab adalah memilih tempat yang tepat untuk berdoa? Hal ini disebutkan oleh beberapa ulama yang didasarkan pada kebiasaan Rasulullah SAW yang ternyata punya beberapa tempat favorit dalam berdoa.

 

Lalu, di mana saja sih Nabi Muhammad SAW suka memanjatkan doanya?

 

Masjid Nabawi

Rasulullah SAW pernah bersabda “Tempat antara rumahku dan mimbar ku adalah taman dari taman-taman surga.” (HR Muslim). Tempat tersebut berada di Masjid Nabawi Madinah, tepatnya di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW yang dinamakan Ar Raudhah.

 

Multazam

Ibnu Abbas RA meriwayatkan sabda Rasulullah SAW yang berisi “Multazam adalah tempat dikabulkannya doa. Tidak ada satu pun doa seorang hamba di Multazam kecuali akan dikabulkan,” (HR Ahmad). Lokasinya sendiri berada di antara pintu Ka’bah dan Hajar Aswad yang panjangnya sekitar 2 meter.

 

Bukit Shafa dan Marwah

Jabir dari Abdullah meriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah SAW pergi ke bukit Shafa dan menyaksikan keagungan pemandangan Ka’bah dari kejauhan. Beliau lalu memanjatkan kalimat tahmid, tauhid, dan takbir sebanyak 3 kali, lalu memanjatkan doanya.

 

Al Baqi

Al Baqi merupakan tempat pemakaman para sahabat Rasulullah SAW yang berada di Kota Madinah. Sebanyak 10.000 sahabat nabi dikebumikan di tempat tersebut. Rasulullah SAW sering berziarah ke Al Baqi untuk mendoakan sahabat-sahabatnya. 

 

Padang Arafah

Rasulullah SAW pernah bersabda “Tidak ada hari yang paling banyak Allah menentukan pembebasan hambanya dari neraka, kecuali hari arafah”. Padang Arafah sendiri merupakan tempat melakukan ritual salah satu rukun haji yakni wuquf.

 

Itulah beberapa tempat mustajab yang menjadi tempat kesukaan Rasulullah SAW dalam memanjatkan doa. Jadi, apakah harus ke Arab dulu baru doanya bisa diijabah? Nah, kalau kamu berpandangan demikian, kamu keliru.

Pada dasarnya, setiap doa yang dipanjatkan dengan khusyuk dan semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT, maka atas kehendak-Nya doa dimana pun dapat dikabulkan.

 

Beberapa tempat mustajab di atas, menunjukkan bahwa doa apa pun jika di panjatkan di tempat-tempat mustajab, InshaAllah dapat dikabulkan dengan lebih cepat dan tanpa perantara, asal tentunya jika dipanjatkan dengan tulus dan lillahita’ala.

 

 

sumber gambar: http://www.bilaleducation.org

2
sabila ainur
sabila ainur a wanderer and a writer